Guru Honorer Dimutilasi

Warga Mengaku Merinding Lewat Warung Lokasi Pembunuhan dan Mutilasi Budi Hartanto di Kediri

Sejumlah warga mengaku merinding saat melewati warung nasi goreng yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto.

Warga Mengaku Merinding Lewat Warung Lokasi Pembunuhan dan Mutilasi Budi Hartanto di Kediri
SURYA/DIDIK MASHUDI
Warung nasi goreng yang disewa Aris Sugianto, tersangka pembunuh dan mutilasi Budi Hartanto, di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Sabtu (27/4/2019). 

Aris Sugianto bersama dengan Azis Prakoso membunuh korban dan memasukkan badan korban ke dalam koper.

Tetangga Ungkap Pembunuh Guru Budi Hartanto Menjerit Histeris di Tengah Malam, Pasca Penemuan Mayat

Sementara Sujilah (65) yang rumahnya bersebelahan dengan TKP warung nasi goreng tempat mutilasi korban mengaku sejauh ini belum mengetahui ada kejadian aneh di warung tempat tersangka memenggal kepala korban dan memasukkan tubuh korban ke dalam koper.

"Rumah saya yang berdekatan kok belum pernah merasakan hal-hal aneh. Karena tak ada lagi yang menempati warungnya sekarang sepi," ungkapnya.

Warung milik Subakir ini sudah lama kosong sebelum disewa tersangka Aris Sugianto.

Kuasa Hukum Pemutilasi Guru Honorer Sebut Perbuatan Kliennya Pembunuhan Murni dan Bukan Mutilasi

Dua anaknya tidak tinggal di Desa Sambi karena merantau ke Pulau Batam dan menjadi TKI di Malaysia.

Namun terkait peristiwa yang terjadi di warungnya sudah ada warga yang memberitahu.

"Biasanya kalau Lebaran orangnya pulang," ujarnya. (Surya/Didik Mashudi)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved