Ditinggal Beli Rokok saat Kompor Menyala, Rumah Warga Lowokwaru Malang Ludes Terbakar, Rugi 50 Juta

Insiden rumah terbakar di Lowokwaru Kota Malang. Bermula saat menggoreng ketela dan ditinggal ke warung.

Ditinggal Beli Rokok saat Kompor Menyala, Rumah Warga Lowokwaru Malang Ludes Terbakar, Rugi 50 Juta
SURYAMALANG.COM/RIFKI EDGAR
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Malang saat memadamkan api di rumah Wasis, warga Jalan Ikan Gurami I RT 03 RW 06 Tunjungsekar, Lowokwaru, Kota Malang, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Nasib apes menimpa Wasis, warga Jalan Ikan Gurami I RT 03 RW 06 Tunjungsekar, Lowokwaru, Kota Malang.

Rumahnya ludes terbakar ketika ia meninggalkan rumah ketika sedang menggoreng ketela di dalam dapur pada Senin (29/4/2019).

Pada saat itu, Wasis menginggalkan rumah untuk membeli rokok pada saat ia sedang menggoreng ketela.

Setelah balik ke rumah, ia kemudian melihat kobaran api dan asap hitam dari dalam rumahnya.

Sontak, Wasis langsung berlari dan berusaha memadamkan api yang sudah menjalar ke sisi-sisi rumahnya yang lain.

Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau, BPBD Kota Malang Berikan Imbauan pada Warga

Tim Labfor Olah TKP di Pasar Lawang 40 Menit, Dugaan Kebakaran dari Lantai 1, Bawa Kompor & Trafo

Karena api di rumah terbakar itu sulit dipadamkan, Wasis yang dibantu oleh warga melaporkan kejadian tersebut ke Pemadam Kebakaran Kota Malang.

Tak lama berselang, lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) datang untuk memadamkan api tersebut.

"Tadi saya mau beli rokok, pas balik rumah saya sudah terbakar. Posisi rumah juga ga ada orang," ucap pria berusia 39 tahun tersebut.

Akibat kejadian itu, Wasis mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta.

Rumah Wasis yang terbuat dari bambu itu hampir seluruhnya ludes dilalap si jago merah.

Ia hanya bisa menyelamatkan beberapa perabotan rumahnya saja.

"Hanya ini yang bisa saya selamatkan, sementara ini saya akan tidur ke rumah saudara," ucapnya.

Sementara itu, Dedy Eko, Komandan Regu 2 Damkar Kota Malang mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu 30 menit dalam memadamkan api tersebut.

Ia menerjunkan 30 personel dan lima mobil damkar dalam pemadaman ini.

"Sejauh ini tidak ada kendala, alhamdulillah api telah berhasil kami padamkan. Dan untuk penyebab kebakaran kemungkinan berasal dari korban pada saat memasak di dapur," pungkasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved