Wali Kota Madiun Maidi Tak Ingin ada ASN Obesitas Layani Masyarakat, Sebut Akan Lakukan Sidak Ketat

Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri mengaku memiliki komitmen untuk memberikan kualitas pelayanan yang maksimal ke masyarakat.

Wali Kota Madiun Maidi Tak Ingin ada ASN Obesitas Layani Masyarakat, Sebut Akan Lakukan Sidak Ketat
SURYA.CO.ID/FATIMATUZ ZAHROH
Wali Kota Madiun dan Wakil Wali Kota Madiun periode 2019 -2024, Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri usai pelantikan di Gedung Grahadi, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Usai resmi dilantik oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai Wali Kota Madiun dan Wakil Wali Kota Madiun periode 2019 -2024, Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri mengaku memiliki komitmen untuk memberikan kualitas pelayanan yang maksimal ke masyarakat.

Salah satunya Wali Kota Madiun Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya akan memastikan bahwa ASN di Kota Madiun tidak dalam kondisi obesitas saat melayani masyarakat. Ia akan memantau para ASN yang memiliki berat badan berlebih dan didorong untuk memiliki berat badan yang ideal.

Hal itu disampaikan Wali Kota Madiun Maidi usai pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Senin (29/4/2019). Tujuan program itu tak lain adalah ingin membuat pelayanan di Kota Madiun cepat dan optimal.

BNNP Jatim Ringkus 2 Pengedar Narkoba di Kota Madiun Usai Transaksi dengan Konsumen di Terminal

Lima Korban Kecelakaan Mini Bus di Tol Madiun-Nganjuk Diusulkan Dapat Gelar Sarjana Kehormatan

"Kalau ada yang obesitas kita minta puasa Senin Kamis lah, agar berat badannya tidak berlebihan, dan bisa lincah dalam melayani masyarakat," tegas Maidi.

Lebih lanjut secara berlaka, dalam waktu tiga bulan atau enam bulan sekali akan ada pengecekan bagi ASN yang obesitas. Dalam rentan waktu itu akan dilakukan pengecekan untuk berat badan ASN yang memiliki berat badan berlebih.

"Akan kita cek kalau ada yang berlebihan agak kita stop lah, demi kesehatan ASN sendiri juga dan layanan kita supaya bisa berkualitas," tegasnya.

Menurutnya kalau berat badan ASN berlebihan itu tidak ideal. Dan Maidi memiliki prinsip bahwa yang melakukan pelayanan ke masyarakat harus dalam kondisi sehat dan tidak ada gangguan dari dalam diri sendiri.

Di sisi lain, Maidi mengatakan, karena menjabat di bulan Mei yang artinya di tengah tahun anggaran, pihaknya bergitu aktif menjabat akan segera melakukan evaluasi progran tahun 2019 hingga bulan Mei ini.

Khususnya untuk mengetahui program apa yang sudah terlaksana, program yang mengalami kendala, dan program yang mungkin sulit untuk terlaksana.

"Lalu visi-misi kita sudah masuk sejauh mana juga kita akan segera cek, jangan sampai ada yang tidak bisa dilakukan atau ada yang tidak maksimal, kita akan evaluasi," pungkasnya.

(fz/fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved