Kuasa Hukum Vanessa Angel Minta Rekaman CCTV Penggerebekan di Hotel dan Bandara Dibuka

Penasehat hukum Vanessa Angel meminta rekaman CCTV yang ada di hotel maupun di bandara dibuka saat persidangan.

Kuasa Hukum Vanessa Angel Minta Rekaman CCTV Penggerebekan di Hotel dan Bandara Dibuka
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Vanessa Angel usai jalani sidang di PN Surabaya, Dia berharap kasus ini cepat selesai, Senin (8/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penasehat hukum Vanessa Angel meminta rekaman CCTV yang ada di hotel maupun di bandara dibuka saat persidangan.

Rekaman itu dinilai dapat membuktikan siapa saja yang terlibat.

"Agar kasus ini terang benderang, kami meminta kepada majelis hakim  untuk membuka rekaman CCTV di bandara dan hotel tempat Vanessa Angel bersama Rian saat digrebek," terang ketua tim kuasa hukum Vanessa, Abdul Malik, Senin, (29/4/2019).

Malik menambahkan, seharusnya tidak mudah melakukan penggerebekan di hotel bintang lima. Sebab, ada prosedur yang harus dilewati. Tidak segampang seperti melakukan penggerebekan di hotel kelas melati.

(Eksepsi Kuasa Hukum Vanessa Angel, Temukan Bukti Transfer Rp 80 Juta dari Oknum Polisi ke Muncikari)

(Usai Sidang, Vanessa Angel Menangis dan Peluk Keluarganya, Tim Kuasa Hukum Teriak Bebas)

Ia juga mengaku bahwa selama ini tim kuasa hukum sudah mencoba untuk meminta sendiri rekaman hotel saat Vanessa digerebek.

"Tim sudah pernah minta pada pihak hotel. Tapi tidak diperbolehkan dengan alasan harus ada izin dari polda," tegasnya.

Terkait dengan hal itu, pihaknya akan mengajukan permohonan pada hakim, agar mengeluarkan penetapan untuk menyita CCTV sebagai barang bukti.

"Kita ajukan permohonan agar disita rekaman CCTV bandara dan hotel," tegasnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini Vanessa Angel, didakwa telah mentransmisikan dan mendistribusikan konten asusila pada muncikari prostitusi online Endang Suhartini alias Siska.

Vanessa Angel dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 11 tahun 2008 juncto. Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(Sidang Lanjutan Tiga Muncikari Vanessa Angel Ditunda, Hakim Tetapkan Rian Subroto sebagai Buronan)

(Rutinitas Pacaran Vanessa Angel & Bibi Sebelum Kasus Prostitusi, Hotman Paris: Seperti Gaya Barat?)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved