Siapkan Daerah Tangguh, BPBD Jatim Gelar Simulasi Bencana di Kota Malang, Dihadiri TNI hingga Polri

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menggelar acara simulasi bencana di Kota Malang pada Selasa (30/4/2019).

Siapkan Daerah Tangguh, BPBD Jatim Gelar Simulasi Bencana di Kota Malang, Dihadiri TNI hingga Polri
SURYAMALANG.COM/RIFKI EDGAR
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur saat melakukan evakuasi terhadap korban letusan Gunung Semeru dalam acara simulasi kesiapsiagaan bencana yang digelar di Lapangan Rampal, Kota Malang, Selasa (30/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menggelar acara simulasi bencana di Kota Malang pada Selasa (30/4/2019).

Acara yang digelar BPBD Jatim di Lapangan Rampal tersebut, dihadiri oleh ribuan peserta dari BPBD se-Jawa Timur hingga relawan serta dari TNI maupun Polri.

Dalam simulasi tersebut, ditekankan mengenai mekanisme penyelematan korban letusan Gunung Semeru.

Beberapa warga, baik dari lansia, maupun para penyandang difabel diikutsertakan dalam kegiatan tersebut.

Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia, BNPB Dorong Upaya Pentahelix Antar Elemen

Cegah Bencana Tsunami, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana dengan Menanam Seribu Pohon di Area Pantai

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya bersama dalam membangun budaya sadar bencana kepada masyarakat.

"Pada intinya simulasi ini merupakan gerakan agar kita terhindar dari marabahaya dan bencana alam," ucapnya.

Ketika simulasi dilakukan pada pukul 09.00 WIB, para relawan beserta masyarakat saling berbagai peran ketika Gunung Semeru meletus.

Puluhan mobil, baik dari BPBD, BNPB, Ambulans dan TNI/Polri silih berganti bersliweran untuk menolong masyarakat yang terdampak letusan gunung.

Sejumlah korban yang tergeletak langsung diangkut oleh para relawan dan juga masyarakat yang turut serta dalam kelurahan tangguh bencana.

BNNP Jatim Ringkus 2 Pengedar Narkoba di Kota Madiun Usai Transaksi dengan Konsumen di Terminal

Satu-persatu korban diangkut ke dalam mobil, sementara masyarakat yang lain diangkut dan diselamatkan menggunakan truk milik TNI/Polri.

"Ini merupakan kesiapsiagaan bencana yang telah diinstruksikan Presiden Jokowi. Untuk itu, mari kita wujudkan Indonesia menjadi negara yang tangguh bencana, dan mampu mengenali setiap ancaman yang datang dengan strategi dan kesiapsiagaan," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa seluruh komponen harus mempunyai komitmen dalam kesiapsiagaan bencana di Jawa Timur.

Menurutnya, Jawa Timur merupakan provinsi yang rawan akan letusan gunung berapi, tanah longsor, banjir dan kebakaran hutan.

"Kita kuat kan sinergitas ini. Makin kita kuatkan kapasitasnya, makin kuat pula desa tangguh yang ada di daerah-daerah," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved