Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Dapat Penghargaan Lagi, Program Inovasi Kenduren Mas Diapresiasi

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima penghargaan.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Dapat Penghargaan Lagi, Program Inovasi Kenduren Mas Diapresiasi
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat memperoleh penghargaan di acara puncak Goverment Award 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (30/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima penghargaan.

Setelah diapresiasi sebagai kepala daerah atau pembina BUMD terbaik, kali ini Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang akrab disapa Gus Irsyad itu mendapatkam penghargaan dari Majalah Sindo Weekly.

Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dalam acara puncak Goverment Award 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (30/4/2019) malam.

Perhargaan tersebut diserahkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro Sandjojo didampingi Dirjen APTIKA Kemenkominfo RI, Samuel Abrijani CEO MNC.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mendapatkan penghargaan karena program Kenduren Mas, Selasa (30/4/2019).
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mendapatkan penghargaan karena program Kenduren Mas, Selasa (30/4/2019). (SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA)

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan PDAM Giri Nawa Tirta Dapat Penghargaan Pembina dan BUMD Terbaik

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Ajak Masyarakat Jalan Sehat Sembari Sosialisasi Soal Program Inovasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan masuk dalam kategori pelayanan publik terbaik.

Penghargaan ini diraih berkat inovasi program yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf - KH Mujib Imron (ADJIB) dalam bentuk program Kenduren Mas (Kendaraan Urun Rembug Masyarakat).

Kepada Surya, Gus Irsyad, menegaskan, Kenduren Mas tersebut merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Program pelayanan publik yang diusung ini diharapkan mampu memperkuat pendekatan partisipatif dalam penyusunan perencanaan.

"Lebih khususnya bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan hadir dalam kegiatan Musrenbang perencanaan pada tingkat desa sampai dengan tingkat kabupaten," katanya.

Selain itu, ia menyampaikan, Kenduren Mas tersebut, selain menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, didalamnya juga dibarengi dengan pelayanan publik.

"Kenduren Mas hadir di tengah masyarakat dalam bentuk proses pelayanan lebih dekat atau jemput bola, pola ini jauh lebih efektif bagi masyarakat yang awalnya merasa jauh untuk mengurus KTP, akte Kelahiran, perijinan dll, bisa menyelesaikan kepengurusannya langsung jadi di tempat lokasi kegiatan kenduren mas atau di wilayah yang dinaunginya," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved