Pilpres 2019

Detik-Detik Fadli Zon Debat dengan Mahfud MD di TV, Presenter Sampai Menepuk & Beri Teguran

Inilah perdebatan yang terjadi antara Fadli Zon dengan Mahfud MD. Presenter sampai menegur dan menepuk Fadli Zon

Detik-Detik Fadli Zon Debat dengan Mahfud MD di TV, Presenter Sampai Menepuk & Beri Teguran
Youtube/ TV ONE
Video Detik-detik perdebatan sengit antara Fadli Zon dengan Mahfud MD 

TRIBUNJATIM.COM - Perdebata terjadi antara Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dengan Mahfud MD yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Kala itu, Mahfud MD membahas soal 'provinsi garis keras' yang saat ini tengah ramai diperbincangkan.

Ditengah pembahasan serius Mahfud MD itu, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon berkali-kali lakukan hal yang tak semestinya.

Melihat perilaku Fadli Zon, pembawa acara sampai menepuk tangan Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasioanal (BPN) Prabowo-Sandiaga itu.

SBY Bikin Malu Pemuda yang Tagih ‘Janjinya’, Niat Sebenarnya Terbongkar Saat Ditanyakan 4 Hal

Peristiwa itu terjadi saat Fadli Zon dan Mahfud MD hadir sebagai narasumber di 'Catatan Demokrasi Kita' yang tayang di tvOne, Selasa (30/4/2019) malam.

Awalnya, Mahfud MD disuguhkan sejumlah kicauan warganet yang menentang pernyataan 'provinsi garis keras' yang ia lontarkan.

Warganet menilai pernyataan Mahfud MD merupakan pengalihan isu dari kecurangan Pemilu 2019.

Menanggapi itu, Mahfud MD lantas meminta maaf secara terbuka dan meminta publik tak lagi membahasnya.

SBY Bongkar Sosok yang Ramal Indonesia Bernasib Buruk Sejak 1995, Kerap Pesimis Tapi Endingnya Salah

Tiba-tiba Farhat Abbas Puji Mahfud MD Negarawan Hebat, Publik Ramai Tanyakan: Apa Kabar Kursi DPR?

"Kalau isu itu dianggap dengan pengertian lain ya silakan, saya pengertiannya garis keras itu sama seperti saya. Disiplin, tidak mau dipengaruhi. Dan saya hormat kepada orang Aceh, Sumatera Barat, silakan saja," kata Mahfud MD dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One, pada Rabu (1/5/2019).

"Hilangkan sekarang isu itu. Sekarang kan kalau mengalihkan isu itu apa? Saya enggak akan bicara lagi, minta maaf, dan kalau bagi yang salah memahami, saya minta maaf. Tapi dalam pengertian saya, garis keras itu bagus," sambung dia.

Halaman
1234
Penulis: Januar AS
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved