Kena OTT KPK, Bupati Cantik Talaud Disebut Terima Suap Barang Mewah, Tak Mau Tas Hermes

Sri Wahyumi Maria Manalip, Bupati Kepulauan Talaud kini harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kena OTT KPK, Bupati Cantik Talaud Disebut Terima Suap Barang Mewah, Tak Mau Tas Hermes
Kompas.com
Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Sri Wahyumi Maria Manalip (tengah) berjalan dengan pengawalan petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019). Sri Wahyumi Maria Manalip diamankan KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait proyek pembangunan pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj. *** Local Caption *** (ANTARAFOTO/Dhemas Reviyanto) 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Sri Wahyumi Maria Manalip, Bupati Kepulauan Talaud kini harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sri Wahyumi Maria Manalip ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait revitalisasi pasar di Kepulauan Talaud.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan menyebut suap yang diterima Sri Wahyuni Maria Manalip tidak sekedar uang, namun juga dalam bentuk lain seperti tas bermerk.

"Sempat dibicarakan permintaan tas merk Hermes dan Bupati tidak mau tas yang dibeli, sama dengan tas yang sudah dimiliki oleh seorang pejabat perempuan di sana," ucap Basaria Panjaitan.

(7 Kehebohan Bupati Kep Talaud, ke LN Tanpa Izin - Minta Kibarkan Bendera Filipina)

"Karena kebetulan selain Bupati Talaud ada bupati yang perempuan juga di Sulawesi Utara," tambahnya dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Diduga tas yang dibelikan rencananya diberikan sebagai hadiah ulang tahun.

KPK mengamankan barang bukti berupa tas, jam, dan perhiasan mewah serta uang dengan nilai sekitar Rp 513.855.000.

"KPK mengidentifikasi adanya komunikasi aktif antara Bupati dengan BNL (Benhur Lalenoh, orang kepercayaan Sri Wahyumi) atau pihak lain, misal pembicaraan proyek, komunikasi terkait pemilihan merk tas dan ukuran jam yang diminta," kata Basaria.

Rincian barang dan uang yang diamankan KPK adalah, tas merk Channel senilai Rp 97,36 juta, jam tangan merk Rolex senilai Rp 224,5 juta dan tas merek Balenciaga senilai Rp 32,99 juta.

Kemudian anting berlian merk Adelle senilai Rp 32,07 juta, cincin berlian merk Adelle senilai Rp 76,92 juta dan uang tunai sekitar Rp 50 juta.

Halaman
123
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved