Hari Pendidikan Nasional, Gus Irsyad Susun Perbup Terapkan Pendidikan Anti Korupsi di Pasuruan

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sedang menyiapkan peraturan bupati (perbup) yang mengatur tentang pendidikan korupsi untuk para pelajar di pasuruan

Hari Pendidikan Nasional, Gus Irsyad Susun Perbup Terapkan Pendidikan Anti Korupsi di Pasuruan
SURYA/GALIH LINTARTIKA
SINERGITAS : Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron dan Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi saat berfoto dengan anak - anak paska peringatan Hardiknas 2019 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sedang menyiapkan peraturan bupati (perbup) yang mengatur tentang pendidikan korupsi untuk para pelajar di Kabupaten Pasuruan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kompleks Perkantoran Raci, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/5/2019) pagi.

Hardiknas kali ini, mengusung tema menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan.

Kepada Surya, Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati menjelaskan, pendidikan dan pemahaman anti korupsi itu harus dipupuk sejak dini.

(Peringati Hari Pendidikan Nasional, BUMN di Jawa Timur Sumbangkan 11.232 Buku ke Tempat Ini)

Maka dari itu, dalam hardiknas kali ini, Gus Irsyad ingin para pelajar mulai dari SD hingga SMA, mendapatkan pelajaran soal anti korupsi.

Ia pun meminta Dinas Pendidikan untuk membuat sebuah kurikulumnya.

"Ini perbupnya sedang kami siapkan. Insyallah tahun ini sudah diterapkan. Kami juga menyiapkan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah guru - guru di semua sekolah," katanya.

Ia menerangkan, guru - guru yang terpilih untuk memberikan pendidikan anti korupsi ini adalah guru PPKN di setiap sekolah. Jadi, setelah perbupnya nanti disahkan, maka SDMnya juga akan disiapkan.

"Nanti akan ada pelatihan dan pendidikan bagi guru - guru agar fasih menerapkan kurikulum pendidikan anti korupsi untuk anak usia dini. Jadi, perbupnya disahkan, SDM disiapkan, dan akhirnya diterapkan," jelasnya.

Goalnya adalah mencetak anak - anak muda generasi penerus bangsa sebagai generasi yang milenial dan memiliki karakter yang kuat. Tidak mudah goyah dan menjauhi korupsi.

(Terpidana Korupsi E-KTP Setya Novanto ke Restoran Padang, KPK Pertanyakan Lapas Sukamiskin)

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved