Kemenangan Jokowi di Sidoarjo Sesuai Prediksi

Nur Ahmad Syaifudin, tim penanganan Capres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Sidoarjo menyebut bahwa kemenangan Jokowi dalam Pilpres di Sidoarjo sudah ses

Kemenangan Jokowi di Sidoarjo Sesuai Prediksi
M Taufik/Surya
Suasana Rekapitulasi di KPU Sidoarjo, Kamis (2/5/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Nur Ahmad Syaifudin, tim penanganan Capres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Sidoarjo menyebut bahwa kemenangan Jokowi dalam Pilpres di Sidoarjo sudah sesuai prediksi dan target yang ditentukan.

"Alhamdulillah sesuai target. Prediksi kami di atas 70 persen, dan ternyata hasilnya sekitar 71 persen. Tentu kami bersyukur," kata Politisi PKB yang juga menjabat sebagai ketua pemenangan PKB Sidoarjo.

Ya, dalam rapat pleno di KPU Sidoarjo, Kamis (2/5/3019) malam, suara pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin memang telak dengan perolehan suara sebanyak 817.853 suara. Sementara pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno meraih suara 350.788 suara.

Diumumkan dalam rapat pleno ini, total suara sah dalam Pilpres di Sidoarjo mencapai 1.168.641 suara. Sementara suara tidak sah sebanyak 32.062 suara.

"Yang lebih penting, kami bersyukur bahwa pelaksanaan Pemilu di Sidoarjo berjalan aman dan lancar. Partisipasi pemilih juga tinggi, di atas 80 persen," urai pria yang menjabat sebagai Wakil Bupati Sidoarjo tersebut kepada Tribunjatim.com.

Sementara terkuat perolehan suara di PKB sendiri. Di sebutnya juga cukup bagus meski belum sesuai target yang ditentukan. Suara PKB di Sidoarjo meningkat cukup tinggi dibanding pemilu sebelumnya.

BREAKING NEWS, Jokowi - Maruf Amin Menang Telak di Sidoarjo Atas Pasangan Prabowo-Sandi

Bupati Jember Faida Menyarankan Pengelolaan Baznas Secara Transparan

Arumi Bachsin Dilantik Jadi Ketua Perwosi Jawa Timur, Siap Gas Pol

"DPR RI kita dapat dua kursi, kemudian DPRD Jatim juga dua kursi. Sementara DPRD Sidoarjo yang agak meleset. Targetnya 19 kursi tapi cuma dapat 16 kursi. Tapi tidak apa-apa itu kan juga sudah meningkat dibanding sebelumnya 13 kursi," urai Cak Nur kepada Tribunjatim.com.

Kenapa demikian ? Menurut dia beberapa dapil persaingannya sangat tinggi. Sehingga suara PKB juga tidak sesuai target. Contoh di Dapil 5 yang targetnya 3 kursi cuma dapat 2. Demikian halnya dapil 2 dan beberapa dapil lain.

"Sementara kita ketahui persaingan memang sangat ketat. Tapi ini akan menjadi evaluasi kami," lanjut dia.

Hingga sekarang, rapat pleno rekapitulasi suara di KPU Sidoarjo masih berlangsung. Berbagai pihak masih terus memantau proses akhir rekapitulasi ini. (ufi/TribunJatim.com).

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved