Pemkot Malang Minta Pelaku Vandalisme Jembatan Majapahit Datang ke Kantor, Kalau Tidak Ini Akibatnya

Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang Agung H Bhuana mengultimatum pelaku vandalisme Jembatan Majapahit menyerahkan diri

Pemkot Malang Minta Pelaku Vandalisme Jembatan Majapahit Datang ke Kantor, Kalau Tidak Ini Akibatnya
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Jembatan Splendid atau Jembatan Majapahit Kota Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Aksi vandalisme coret-coret di Jembatan majapahit di Kota Malang tengah jadi sorotan pemkot.

Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang Agung H Bhuana mengultimatum agar pelaku vandalisme datang ke kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang  Komplek Museum Empu Purwa Perumahan Tria Santa.

Pelaku diberi waktu hingga pukul 15.00 wib.

"Jika tidak datang, ya kami proses hukum," ujar Agung, Kamis (2/5/2019).

(Kembang Jepun Surabaya Akan Jadi Kawasan Wisata Heritage)

Sejauh ini, Agung hanya mendapatkan informasi dari seseorang yang mengaku mengenal pelaku vandalisme.

Hanya saja hingga Rabu siang belum ada kejelasan informasi identitas pelaku.

Agung mengatakan akan menjerat pelaku sesuai dengan peraturan yang telah dibuat.

Dia juga mengatakan, Pemkot Malang akan melakukan upaya persuasif.

"Langkahnya seperti apa nanti akan diputuskan pada level pimpinan. Nanti antara Wali Kota Malang, Kapolres dan Satpol PP akan berkoordinasi untuk menentukan langkah apa yang diambil," ungkap lelaki yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang ini.

Dijelaskan Agung, fasilitas publik dan jembatan cagar budaya harus dijaga. Maka perlu ada penanganan ekstra dari lintas organisasi dan lintas pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved