Remaja Asal Bangil Pasuruan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember

Laut selatan Kabupaten Jember kembali menyeret pengunjung pantai. Kali ini terjadi di Pantai Payangan Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Sabtu (4/5/201

Remaja Asal Bangil Pasuruan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember
Ilustrasi Tenggelam

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Laut selatan Kabupaten Jember kembali menyeret pengunjung pantai. Kali ini terjadi di Pantai Payangan Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Sabtu (4/5/2019).

Warga yang terseret ombak itu bernama Sukron Jakya (19), warga Desa Panumbuan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan.

Terseret ombaknya remaja itu hanya berselang dua hari dari peristiwa serupa yang terjadi di Pantai Pancer Desa Mojosari Kecamatan Puger. Pada Kamis (2/5/2019) sore lalu, seorang santri dari Ponpes Assunniyah Kencong bernama Ilham (21) juga terseret ombak laut selatan namun lokasinya di Pantai Pancer Kecamatan Puger.

Kini peristiwa serupa kembali lagi meskipun di daerah yang berbeda, namun masih di garis pantai Laut Selatan Jawa. Kapolsek Ambulu AKP Sugeng Priyanto membenarkan peristiwa itu.

"Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 15.30 Wib tadi sore. Korban atas nama Sukron Jakya asal Bangil Pasuruan, bersama teman-temannya berekreasi di Pantai Payangan," ujar Sugeng kepada Surya, Sabtu (4/5/2019).

Sugeng menceritakan, sekitar pukul 14.30 Wib, Sukron bersama teman-temannya tiba di Pantai Seruni Payangan itu. Setelah beristirahat, beberapa orang mandi di laut termasuk Sukron. Awalnya Sukron mandi di area tepi laut, namun lama kelamaan menengah. Beberapa orang temannya sudah memperingatkan Sukron.

Operasi SAR, Petugas Cari Santri Ponpes Asal Lumajang yang Terseret Ombak di Pantai Pancer Jember

Ahmad Dhani Berpotensi Gagal Lolos DPR RI, Gerindra Jatim Komentar ini

Ban Belakang Pecah, Mobil Pickup Bermuatan Jeruk Terguling di Tol Japanan Sidoarjo

Sampai akhirnya ombak besar datang dan manyeret tubuh Sukron ke tengah. Seorang temannya berusaha menyelamatkan Sukron, namun tidak berhasil.

Teman-teman Sukron dibantu warga sekitar langsung berusaha menyisiri tepi pantai untuk mencari Sukron. Namun sampai sore hari, tubuh Sukron tidak ditemukan.

Peristiwa itu akhirnya dilaporkan ke petugas. Setelah mendapatkan laporan itu, Tim SAR membuka posko di pantai tersebut. Penyisiran akan mulai dilakukan, Minggu (5/5/2019).

Peristiwa di Pantai Payangan ini menambah daftar orang terseret ombak di pantai tersebut. Sebelumnya pada Februari 2019, tiga orang guru dari Kabupaten Jombang juga terseret ombak di pantai tersebut. Ketiganya tewas dalam peristiwa itu. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved