Kota Batu Kekurangan Guru Mapel Agama dan Olahraga

Jumlah PNS guru mata pelajaran Agama dan Olahraga sangat dibutuhkan di sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Batu.

Kota Batu Kekurangan Guru Mapel Agama dan Olahraga
SURYA.CO.ID/SANY EKA PUTRI
pemantauan pos polisi di Alun-alun Batu oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, dan jajaran. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Jumlah PNS guru mata pelajaran Agama dan Olahraga sangat dibutuhkan di sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Batu.

Untuk tingkat SD kekurangan 100 guru dan tingkat SMP kekurangan 40 guru. Jumlah itu dirasa terus bertambah dari tahun kemarin, mengingat ada beberapa guru yang pensiun.

Hal itu dikatakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batu, Samun. Dikatakannya untuk menutupi hal tersebut beberapa sekolah menarik kembali guru pesiunan guru, GTT dan Honorer yang sudah purna tugas.

"Alhamdulillah guru yang bersangkutan tersebut menyanggupi dan mau. Kami juga sudah menyampaikan ke Dinas Pendidikan tentang kekurangan guru ini," kata Samun kepada Tribunjatim.com, Minggu (5/5).

Guru yang sementara mengisi kekosongan tersebut, didanai dari sekolah dan insentif dari Pemkot Batu. Pihaknya menambahkan dengan begini membuka peluang bagi calon guru yang ingin mengajar.

Oleh karena itu pihaknya juga meminta kepada Pemkot Batu membuka rekrutmen khusus guru untuk sekolah SD dan SMP.

"Semoga nanti dibuka kembali penerimaan PNS di Batu untuk calon guru SD dan SMP," imbuhnya.

Tidak Ada Libur Saat Ramadan, Antisipasi Sampah Membludak di Kota Batu

Tips Menghilangkan Bau Mulut Saat Berpuasa di Bulan Ramadan, Kebersihan Pribadi Jadi Poin Utama

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko menambahkan, kekurangan guru menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan.ia berjanji akan segera mengupayakan agar persoalan itu segera teratasi.

Ia menyebutkan memberikan kuota lebih banyak bagi formasi guru saat pembukaan rekrutmen nanti.

"Kami selalu mengupayakan untuk mengisi kekurangan guru di Kota Batu. Melalui penerimaan formasi guru melalui CPNS. Termasuk menarik pensiunan guru, GTT dan guru honorer, itu sudah benar untuk menutupi kekurangan tersebut,” kata Dewanti.

Pihaknya masih belum bisa memastikan kapan akam buka rekrutmen tahap kedua untuk mengisi kekurangan guru.
(Sun/TribunJatim.com).

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved