Melihat Kerukunan Umat Beragama dalam Peresmian Wihara Banyuwangi

Wihara Thirta Vanajaya, di Desa Sarongan, Pesanggaran, Banyuwangi, baru saja direnovasi dan diresmikan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar anas

Melihat Kerukunan Umat Beragama dalam Peresmian Wihara Banyuwangi
Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat memotong pita dalam peresmian Wihara Thirta Vanajaya, di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Vihara Thirta Vanajaya, di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, baru saja direnovasi dan diresmikan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sabtu (4/5).

Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, terletak di paling ujung selatan Banyuwangi. Desa Sarongan merupakan salah satu desa terluas di Banyuwangi, dengan luas wilayah 47,04 km persegi.

Namun untuk menuju desa ini, harus menempuh jarak sekitar 80 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi.
Dari peresmian wihara itu tergambar kerukunan umat beragama di desa ini.

Lokasi wihara ini hanya berjarak sekitar 20 meter dari masjid Al Falah.

Sebelum dan selama peresmian, terlihat banyak ibu-ibu berjilbab yang sibuk di belakang wihara menyiapkan makanan.

Di sepanjang jalan menuju wihara, terdapat pemuda katolik yang bertindak sebagai penunjuk jalan dan merapikan kendaraan. Tampak pula para pria berseragam banser yang bertindak sebagai keamanan.

Seorang muslim pemilik homestay di depan wihara, mempersilahkan para umat Budha untuk menjadi tempat persinggahan atau bagi mereka yang sekadar ingin ke kamar kecil.

Petugas Masih Lakukan Pencarian Dua Orang yang Hilang Terbawa Arus Ombak di Pantai Bajul Mati

Bupati Tuban Imbau ke Pengusaha Hiburan untuk Menghentikan Operasional Sementara di Bulan Ramadan 

Rukyatul Hilal di Surabaya, PCNU Kota Surabaya Sebut Mendung Tebal Sulitkan Lihat Hilal

Selain peresmian, acara tersebut juga dalam rangka Dhammasanti Waisak 2563/2019, yang dihadiri seluruh umat Budha di Banyuwangi khususnya Kecamatan Pesanggaran dan sekitarnya. Bahkan banyak pula yang datang dari luar Banyuwangi, seperti Surabaya, Jakarta, Bali, dan daerah lainnya.

"Di sini kita melihat kerukunan umat beragama tersaji. Tadi saya melihat banyak ibu-ibu berjilbab yang sibuk mempersiapkan makanan," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, yang hadir meresmikan wihara.
Saat berdoa dengan dipimpin biksu, para peserta dan undangan yang hadir berdoa dengan cara agama masing-masing.

Bahkan Anas mengatakan Desa Sarongan ini sebagai Desa Pancasila karena masyarakatnya hidup rukun mesti berbeda agama.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved