Melihat Kerukunan Umat Beragama dalam Peresmian Wihara Banyuwangi

Wihara Thirta Vanajaya, di Desa Sarongan, Pesanggaran, Banyuwangi, baru saja direnovasi dan diresmikan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar anas

Melihat Kerukunan Umat Beragama dalam Peresmian Wihara Banyuwangi
Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat memotong pita dalam peresmian Wihara Thirta Vanajaya, di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, 

"Di sini kita bisa melihat pluralisme. Di Sarongan, masjid bersebelahan dengan gereja, dan tidak berapa jauh dari Pura. Inilah kekuatan yang harus dijaga,” kata Anas kepada Tribunjatim.com.

Dalam kesempatan itu, Abdullah Azwar Anas mendorong tempat ibadah untuk bisa menjadi tempat multiguna bagi kepentingan masyarakat.

"Saya senang mendengar wihara ini tak sekadar jadi tempat ibadah. Namun juga dimanfaatkan untuk perpustakaan dan balai pertemuan," ujar Abdullah Azwar Anas kepada Tribunjatim.com.

Mengingat posisi vihara yang berada di jalan yang menuju tempat wisata Pantai Teluk Hijau dan Pantai Sukamade, Anas juga menyarankan halaman tempat ibadah bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha mikro keumatan atau tourism centre.

"Misalnya teman-teman umat Budha di sekitar sini bisa membuka usaha ritel dan sejenisnya. Atau bisa pula kolaborasi dengan startup teknologi ritel Warung Pintar yang sudah hadir di Banyuwangi,” papar Anas.

Hal tersebut juga diapresiasi oleh Ketua Umum Sangha Therevada Indonesia YM Subhapanno Mahathera, yang turut hadir dalam peresmian tersebut. Menurutnya, dalam ajaran Buddha, berbuat kebajikan menjadi hal utama. Tempat ibadah pun harus menebarkan kebajikan sebanyak mungkin. Tak hanya sekadar menjadi tempat ibadah.
"Jika untuk berbuat kebajikan, pintu vihara harus dibuka selebar-lebarnya," ujarnya.

Wihara Thirta Vana Jaya dilengkapi dengan asrama, balai pertemuan, hingga perpustakaan. Berbagai fasilitas tersebut, tak hanya dimanfaatkan untuk umat Buddha saja. Warga sekitar yang berlainan agama pun bisa memanfaatkannya.

Keharmonisan tersebut diapresiasi juga Subhapanno. Menurutnya, persaudaraan yang dibangun harus terus dipupuk.

"Persaudaraan itu tidak hanya saudara satu kandung. Tapi, juga saudara satu udara," kata Subhapanno. (haorrahman/TribunJatim.com).

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved