Tak Kunjung Diperbaiki, Warga dari 5 Dusun di Kabupaten Pamekasan Blokir Jalan Desa hingga Bakar Ban

Puluhan warga dari 5 dusun di Kabupaten Pamekasan protes ke Pemkab akibat jalan desa tak kunjung diperbaiki. Mereka memblokir akses jalan.

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga dari 5 Dusun di Kabupaten Pamekasan Blokir Jalan Desa hingga Bakar Ban
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Puluhan warga dari 5 dusun di Kabupaten Pamekasan protes ke Pemkab karena jalan desa tak kunjung diperbaiki. Mereka berharap Pemkab segara perbaiki jalan desa, Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Puluhan warga yang terdiri dari lima Dusun di Kecamatan Larangan, di antaranya Dusun Aeng Penay, Dusun Kendal, Dusun Pandian, Dusun Telaga dan Dusun Tambak di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, melakukan aksi protes menutup akses Jalan Kabupaten dari Pasar Blumbungan hingga arah Desa Tentenan, Kecamatan Larangan.

Bukan hanya itu saja, bahkan sebagian warga juga melakukan aksi bakar ban mobil dan tanam pisang di sepanjang jalan Kabupaten tersebut.

Kendati demikan dari perwakilan puluhan warga desa tersebut rupanya kesal dan kecawa atas jalan di desanya yang rusak dan berlubang, namun hingga 10 tahun belum dapat perhatian dari pemerintah.

Hingga sering terjadi kecalakaan dan dan menyebabkan beberapa orang meninggal dunia.

Jelang Sehari Puasa Ramadan, Kunjungan Lapas Klas IIA Pamekasan Naik Dua Kali Lipat 

Pasca Pemilu 2019 Ulama Pamekasan Beri Pesan untuk KPU hingga Bawaslu, Sebut Soal Kebanggaan

”Iya mas kami terus terang kesal dan kecewa terhadap pemkab Pamekasan. Karena terkesan membiarkan akses jalan di Desa kami rusak hingga berlubang,” kata Lutfi salah satu pemuda setempat yang turut serta dalam aksi, Minggu (5/5/2019).

Tak hanya itu saja bahkan warga setempat juga membawa beberapa poster yang bertuliskan “Kami taat pajak tapi jalan tetap rusak”, “Tolong Bupati jalan ini menuju Sumber batu dan Al-Djufri”, dan “Rakyat Blumbungan Sia-sia memilih Badrut Tamam”.

"Jujur sebenarnya kami bersama warga kerap dan sering memperbaiki secara swadaya dan swadana. Tapi karena ini faktor hujan dan tidak bertahan lama mas,” ucap Arifin.

Cokok Pengguna Sabu Asal Pamekasan, Resnarkoba Polda Jatim Temukan 2 Jenis Pistol

H-1 Puasa Ramadhan, Harga Bawang Putih Melonjak Tinggi, di Pamekasan Tembus Rp 70 Ribu Perkilo

Syamsul Arifin, berharap kepada pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan adanya aksi protes ini, jalan di desanya agar segera diperbaiki.

"Kami mengharapkan kepada bupati Pamekasan untuk bertindak dan segara perintahkan Dinas terkait untuk memperbaiki akses jalan Kabupaten ini. Karena ini adalah merupakan akses trasportasi warga untuk memenuhi kebutuhannya (Ekonomi),” pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved