Dishub Surabaya Gembok 211 Mobil yang Parkir Sembarangan, Pemilik Wajib Bayar Rp 500 Ribu

Pengendara di Surabaya tidak sepatutnya meremehkan rambu dilarang parkir di Sejumlah tempat di Surabaya.

Dishub Surabaya Gembok 211 Mobil yang Parkir Sembarangan, Pemilik Wajib Bayar Rp 500 Ribu
SURYA/NURAINI FAIQ
Petugas Dinas Perhubungan Surabaya menggembok ban mobil yang parkir di area dilarang parkir.  

Untuk menggembok petugas lebih dulu mencari pemilik. Kemudian ditempeli stiker palanggaran dan diminta menghubungi nomor telpon Dishub atau 112.

Petugas akan membuka gembok kalau pelanggar bayar denda Rp 500.000 melalui rekening 0011111114. 

Hingga saat ini sudah ada dana tilang sebesar Rp 105.500.000 yang terkumpul karena pelanggaran parkir.

Jumlah itu langsung masuk melalui rekening khusus Dishub Kota Surabaya. 

Tidak hanya mobil yang sudah banyak ditindak karena parkir di bawah rambu larangan parkir.

Pengguna motor pun tidak luput dari sasaran penegakan Perda Parkir Kota Surabaya. Seperti yang terjadi di depan Cito Mall Surabaya. Sejumlah motor digembosi dan ditilang. 

"Saya biasa parkir di sini tidak ditindak. Kok ini ditindak. Saya manut saja meski nanti kena tilang Rp 250.000. Besok lagi saya pasti takut mengulang," ucap Amir, pengendara ojek online yang meninggalkan motornya karena ada pesanan makanan.

Reporter: Surya/Nuraini Faiq

(Terminal Purabaya Tertibkan Kendaraan Bermotor Yang Parkir Sembarangan Serta Melawan Arus)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved