Warga Cerme Gresik Laksanakan Salat Tarawih Pertama di Tengah Kepungan Banjir, Air Setinggi Paha

Warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme menjalankan ibadah salat Tarawih pertamanya di tengah kepungan banjir, Minggu (5/5/2019).

Warga Cerme Gresik Laksanakan Salat Tarawih Pertama di Tengah Kepungan Banjir, Air Setinggi Paha
SURYA.CO.ID/WILLY ABRAHAM
Asmaul Husna (29) warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme usai melaksanakan salat tarawih di Masjid Jami' Daarus Solihin, Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme menjalankan ibadah Salat Tarawih pertamanya di tengah kepungan banjir, Minggu (5/5/2019). Mereka melaksanakan salat di lantai dua.

Sejak pukul 18.45 WIB warga berbondong-bondong berangkat ke Masjid untuk menunaikan Salat Tarawih. Mereka berjalan kaki dari rumahnya.

Tampak ibu-ibu juga membawa kresek berisi mukena dan sajadah mengingat ketinggian air mencapai satu meter.

Salah seorang jamaah perempuan, Asmaul Husna (29) mengatakan kondisi banjir tidak menyurutkan niatnya untuk beribadah. Dia menggendong putrinya sambil berjalan kaki menuju masjid Jami' Daarus Solihin.

Pentingnya Membaca Niat Puasa Ramadan Menurut Para Ulama, Harus Dilakukan Setiap Hari, Lho!

"Ini pertama kali, kalau tahun kemarin banjir tapi sebelum puasa ini yang paling parah. Tetap khusyu' semoga air segera surut," ujarnya usai salat.

Masjid Jami' Daarus Solihin berada 600 meter dari jalan raya. Sepanjang jalan terendam air setinggi paha orang dewasa.

Terpisah, Kasiyadi (48) mengatakan warga antusias mendatangi masjid saat banjir untuk melaksanakan Salat Tarawih pertama.

Pahala Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan, Doanya Akan Dikabulkan hingga Tidur Menjadi Ibadah

Mereka melaksanakan Salat Tarawih di lantai dua masjid mengingat lantai satu tidak bisa digunakan akibat terendam banjir.

Mereka berjalan kaki tanpa menaiki perahu saat pulang dari masjid. Menurutnya ini merupakan banjir terparah yang pernah dialami.

"2004 , 2011 banjir tapi tidak separah ini Mudah-mudahan dengan kondisi seperti ini pemerintah memberikan bantuan peninggian lantai masjid, butuh bantuan agar tidak banjir lagi seperti ini," ujarnya. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved