Berdalih Kumpulkan Uang Untuk Cerai, Pengamen Bertato Ini Bawa Lari Gadis Ingusan dari Jombang

Berdalih Kumpulkan Uang Untuk Cerai, Pengamen Bertato Ini Bawa Lari Gadis Ingusan dari Jombang.

Berdalih Kumpulkan Uang Untuk Cerai, Pengamen Bertato Ini Bawa Lari Gadis Ingusan dari Jombang
SURYA/SUTONO
Suprapto alias Patrik, pengamen yang ditangkap polisi Jombang karena membawa kabur gadis ingusan. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Petugas Polres Jombang meringkus Suprapto alias Miono alias Patrik (27), pengamen asal Dusun Kaweden Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto.

Sebab, pengamen berambut gondrong dengan tato memenuhi lengan dan dadanya itu membawa kabur gadis di bawah umur, inisial End (13), asal Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Kunjungi Korban Banjir di Jombang, Gubernur Khofifah Naik Perahu Karet Keliling dari Desa ke Desa

Heboh Warga Temukan Pria Tak Bernyawa Tergeletak di Trotoar Jl Gus Dur Jombang, Dugaannya Orang Gila

Korsleting Pengapian Mesin, Mobil Avanza Ludes Terbakar di Bahu Jalan Tol Jombang-Mojokerto

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu mengungkapkan, korban dibawa lari pada 7 Maret 2019, sekitar pukul 10.00 WIB, setelah keduanya bertemu di perempatan lampu merah Kecamatan Diwek, Jombang.

Sebelumnya korban memang diajak pelaku ketemuan dengan alasan kangen. "Korban dan pelaku memang sudah menjalin hubungan asmara," terang AKP Azi Pratas kepada Surya.co.id (grup Tribunjatim.com), Selasa (7/5/2019).

Begitu bertemu, sambung AKP Azi Pratas, pelaku langsung merayu korban untuk ikut ke Malang dan Surabaya mengamen.

Alasannya, untuk mencari uang guna biaya perceraian pelaku dengan istrinya. Karena korban mencintai pelaku, korban setuju saja.

Setelah beberapa pekan keduanya mengamen di Malang dan Surabaya, keduanya berniat pulang ke Jombang.

Namun nahas, ketika dalam perjalanan pulang ke Jombang dengan menumpang truk gandeng, korban terjatuh dari atas truk yg ditumpanginya.

Korban yang terluka cukup parah dibawa ke RS Dr Soetomo Surabaya. "Dari situ orang tua korban kemudian mendapat informasi keberadaan anaknya. Selanjutnya melaporkan pelaku ke polisi," imbuh Azi Pratas.

Satreskrim Polres Jombang yang menindaklanjuti laporan tersebut pun bertindak cepat, dengan menangkap si pelaku (Suprapro) Senin kemarin (6/5/2019).

"Untuk selanjutnya kasus diserahkan penanganannya ke Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Jombang," terang Azi Pratas Guspitu.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu potong baju hem lengan panjang warna merah motif kotak-kotak kombinasi hitam dan satu stel stel pakaian korban.

"Tersangka pelaku dijerat pasal 332 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara," pungkas Kasatreskrim AKP Azi Pratas

Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved