Breaking News:

Jokowi Tinjau Bukit Soeharto Calon Ibu Kota Baru, Ternyata Sempat Ada Aktivitas Tambang Ilegal

Hari ini Selasa, (7/5/2019), Presiden Jokowi mengunjungi Bukit Soeharto yang menjadi calon ibu kota baru Indonesia

Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Adi Sasono
Tribun Kaltim
Bukit Soeharto 

TRIBUNJATIM.COM - Pemindahan Ibu Kota tampaknya mulai diseriusi oleh Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meninjau Bukit Soeharto di Kalimantan Timur yang akan menjadi calon Ibu Kota baru.

Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan Negara, Jokowi Sebut Serius Lakukan Pemindahan Ibu Kota Indonesia

Tepatnya hari Selasa (7/5/2019), Presiden Joko Widodo merealisasikan agenda utamanya yaitu melihat kesiapan Bukit Soeharto yang menjadi salah satu wilayah calon ibu kota baru Indonesia.

Bukit Soeharto terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara namun sebagian orang Indonesia mungkin belum cukup mengetahui kondisi karakteristik kawasan Bukit Soeharto yang menjadi salah satu alternatif wilayah ibu kota baru Indonesia.

Cinta Laura Mention Jokowi Bahas Pemindahan Ibu Kota Indonesia, Ungkap Alasan saat Dicecar Netizen

Melansir dari Wikipedia, kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto terletak di dua wilayah Kabupaten di Kalimantan Timur, yakni Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU).

Kondisi Bukit Soeharto
Kondisi Bukit Soeharto (Tribun Kaltim)

Kawasan ini memiliki luas kurang kurang lebih 61.850 hektare.

Bukit Soeharto dijadikan kawasan taman hutan raya berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor. SK.419/Menhut-II/2004 tanggal 19 Oktober 2004, tentang Perubahan fungsi Taman Wisata Alam Bukit Soeharto seluas ± 61.850 hektare yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur menjadi Taman Hutan Raya.

Tujuan Penunjukan wilayah ini adalah untuk melindungi, menjaga kelestarian dan menjamin pemanfaatan potensi kawasan dan berfungsi sebagai wilayah untuk koleksi tumbuhan dan satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli dan atau bukan asli yang dapat dipergunakan untuk kepentingan penelitian, pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. 

Untuk dapat mengakses kawasan Bukit Soeharto bisa ditempuh dengan 2 cara.

Pertama adalah melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Dari Balikpapan ke kawasan Bukit Soeharto bisa ditempuh dalam waktu kira-kira 1 jam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved