Program D3 Dihapus, ITS Surabaya Buka 7 Program Studi Baru Sarjana Terapan, Berikut Rinciannya!

Mulai 2019 ini, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sudah tidak lagi membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Program Diploma III (D3).

Program D3 Dihapus, ITS Surabaya Buka 7 Program Studi Baru Sarjana Terapan, Berikut Rinciannya!
SURYA/SULVI SOFIANA
Dekan Fakultas Vokasi ITS, Prof M Sigit Darmawan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mulai 2019 ini, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sudah tidak lagi membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Program Diploma III (D3).

Sebagai gantinya, 2019 ini, ITS membuka tujuh program studi (prodi) baru Sarjana Terapan melengkapi satu prodi Sarjana Terapan yang telah ada sebelumnya yakni D4 Teknik Infrastruktur Sipil.

Dekan Fakultas Vokasi ITS, Prof M Sigit Darmawan mengungkapkan prodi Sarjana Terapan yang baru merupakan pengembangan dari departemen-departemen yang ada di Fakultas Vokasi ITS, selain prodi D3 di masing-masing departemen.

Tim Antasena ITS Masuk Tiga Besar Drivers World Championship Asia, Wakili Indonesia di Grand Final

Mahasiswa ITS Surabaya Bikin Aplikasi Kuma, Bisa Bantu Pelaku UMKM Cari Konsumen Lewat Smartphone

"Mulai tahun 2019 ini, ITS memiliki total delapan Prodi Sarjana Terapan. Yaitu Teknologi Rekayasa Pengelolaan dan Pemeliharaan Bangunan Sipil, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Rekayasa Manufaktur, Teknologi Rekayasa Konversi Energi, Teknologi Rekayasa Otomasi, Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Rekayasa Teknologi Instrumentasi, dan Statistika Bisnis," paparnya, Selasa (7/5/2019).

Untuk Prodi sarjana terapan Teknologi Rekayasa Pengelolaan dan Pemeliharaan Bangunan Sipil atau Teknik Infrastruktur Sipil yang dibuka kali pertama di ITS tahun 2012, hingga kini telah menghasilkan 601 lulusan.

"Berbeda dengan prodi sarjana biasa, kedelapan prodi unggulan di bawah naungan Fakultas Vokasi ITS ini memang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian terapan," ujarnya.

Dikatakan dosen yang akrab disapa Sigit ini mengungkapkan, langkah ini diambil ITS sesuai dengan arahan Kemenristekdikti pada akhir tahun 2018, untuk menghapus Program D3 menjadi Program Sarjana Terapan atau yang biasa dikenal dengan sebutan Diploma IV (D4).

"Prodi sarjana terapan telah menjadi favorit di kalangan generasi milenial. Hal ini dikarenakan prodi sarjana terapan lebih banyak prakteknya, baik berupa praktek di lapangan maupun magang di dunia kerja," lanjutnya.

Kondisi ini sangat sesuai untuk generasi milenial yang menyukai hal-hal yang bersifat terapan atau aplikatif.

“Pada dasarnya prodi sarjana terapan memang berorientasi pada praktek sebesar 60 persen dan teori sebesar 40 persen,” imbuh Guru Besar Teknik Infrastruktur Sipil tersebut.

Halaman
123
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved