Pemilu 2019

Boyong 15 Kursi DPRD Kota Surabaya, Peneliti Sebut Kemenangan PDIP Karena Untung di Momentum Politik

Keberhasilan PDIP mengamankan 15 kursi DPRD Kota Surabaya disebut peneliti karena adanya keuntungan momentum politik yang pas.

Boyong 15 Kursi DPRD Kota Surabaya, Peneliti Sebut Kemenangan PDIP Karena Untung di Momentum Politik
Massa Pendukung PDIP - Teropongsenayan.com 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PDIP kembali keluar sebagai partai pemenang dalam Pemilu 2019 di Kota Surabaya dengan merebut 15 kursi DPRD Kota Surabaya dari kuota 50 kursi.

Jumlah tersebut sama dengan raihan di Pemilu 2014 dimana PDIP juga menjadi partai pemenang dengan merebut 15 kursi.

Peneliti Surabaya Survei Center (SSC), Surokim Abdussalam mengungkapkan beberapa faktor hingga PDIP bisa stabil mendominasi kursi DPRD Kota Surabaya.

KPU Bocorkan Nama Caleg yang Berpotensi Lolos ke DPRD Kota Surabaya, PDIP Sabet 15 Kursi

Menurut Surokim, PDIP PDIP menang di Surabaya ini karena sedang diuntungkan oleh momentum politik.

"Secara makro PDIP identik dengan pemerintahan Jokowi yang kinerjanya diapresiasi masyarakat pemilih. Sehingga dengan kata lain PDIP mendapatkan coat tail effect Pilpres," kata Surokim, Kamis (9/5/2019).

Selain itu, sistem dan metode penetapan kursi dengan metode Sainte Lague menguntungkan partai pemenang, karena sekecil apapun suara sangat dihargai.

"Lalu secara mikro konsolidasi partai didaerah juga terlihat paling siap, hal ini terbukti pada kesiapan penyediaan saksi PDIP yang tidak dimiliki oleh partai lain," lanjutnya.

Peneliti SSC Ungkap Peluang PSI Dapat 4 Kursi DPRD Surabaya, Sebut Soal Ceruk Anak Muda yang Digarap

Mewahnya infrastruktur PDIP tersebut bisa menjamin suaranya relatif aman dan tidak bisa dimainkan oleh partai lain.

"Semangat caleg-caleg PDIP bekerja bersama juga terlihat sedang bagus-bagusnya, terlebih lagi mereka memiliki kemampuan sebagai petarung elektoral yang tangguh," ucapnya.

Menurut Surokim, PDIP memang menjadi partai politik yang paling siap dengan sistem Pemilu 2019 serentak kali ini.

Bukan hanya itu, secara kewilayahan, Kota Surabaya juga salah satu basis tradisional dan benteng kehormatan marwah PDIP.

Setelah kalah dalam Pilgub Jatim, PDIP tentu ingin mengembalikan kehormatan itu kembali.

"Jadi wajar menurut saya jika mereka mendominasi hasil Pemilu kali ini, terutama di Surabaya," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved