Jalani Sidang Vonis, 12 Mantan Anggota DPRD Kota Malang Dijatuhi Hukuman 4 Sampai 5 Tahun Penjara

12 mantan anggota DPRD Kota Malang jalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupasi (Tipikor) Surabaya pada Kamis (9/5/2019).

Jalani Sidang Vonis, 12 Mantan Anggota DPRD Kota Malang Dijatuhi Hukuman 4 Sampai 5 Tahun Penjara
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Terdakwa Diana Yanti, satu dari anggota DPRD Kota Malang yang disidang menangis Dan Memeluk Ibunya Usai Mendengarkan Vonis pada Kamis (9/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM. COM, SIDOARJO - 12 mantan anggota DPRD Kota Malang jalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupasi (Tipikor) Surabaya di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, Kamis (9/5/2019).

12 terdakwa mantan anggota DPRD Kota Malang tersebut adalah Diana Yanti, Sugiarto, Afdhal Fauza, Syamsul Fajrih, Ribut Haryanto, Indra Tjahyono, Imam Ghozali, Mohammad Fadli, Bambang Triyoso, Asia Iriani, Een Ambarsari, dan Hadi Susanto.

Dalam sidang yang diketuai oleh Dede Suryaman tersebut, majelis hakim menjatuhkan vonis bervariasi antara 4 hingga 5 tahun penjara.

Para terdakwa juga dijatuhi uang pengganti beragammulai Rp.25 juta hingga Rp.117,5 juta dengan subsider 1 - 2 bulan penjara.

(Kades Glondonggede Tuban yang Korupsi Uang Rp 100 Juta Ditahan 20 Hari, Bakal Disidang di Tipikor)

Semua terdakwa terbukti melanggar pasal 12 a dan pasal 12 b UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam vonis tersebut, Een Ambarsari mendapat vonis paling tinggi yaitu 5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan penjara.

"Selain itu, terdakwa Een juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta yang harus dibayarkan selama satu bulan. Jika tidak maka akan diganti pidana penjara 2 bulan," ujar Dede Suryaman dalam persidangan.

Sementara, Diana Yanti yang terlihat selalu menangis saat mendengarkan vonis mendapat 4 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan.

Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 25 juta. Jika tak dibayarkan akan dijerat hukuman penjara satu bulan.

(Polisi Usut Dugaan Korupsi Bansos, Dinas Peternakan Tulungagung Tak Dilibatkan Dalam Dana Proposal)

Usai mendengarkan vonis tersebut, terlihat Diana Yanti langsung memeluk ibunya yang selalu menemani dalam persidangan.

Selain itu, hakim juga mengenakan hukuman tambahan berupa mencabut hak politik serta dipilih selama 3 tahun. Terhitung setelah menjalani pidana pokok.

Putusan hakim ini sendiri lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski begitu JPU KPK dan 10 terdakwa menerima putusan tersebut.

"Tadi hanya terdakwa Asia Iriani dan Sugiarto yang masih pikir pikir dengan putusan hakim," jelas JPU KPK, Arif Suharmanto.

(Unit Tipikor Polres Tulungagung Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Pemprov Jatim 2017 di Tulungagung)

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved