17 Polisi Jaga Ketat Tes Masuk Fakultas Kesehatan dan Kedokteran di UMM

Tes mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) turut diramaikan oleh Polres Malang.

17 Polisi Jaga Ketat Tes Masuk Fakultas Kesehatan dan Kedokteran di UMM
SURYA/BENNI INDO
Suasana tes masuk Fakultas Kesehatan dan Kedokteran di Universitas Muhammadiyah Malang ruang GKB 1, Sabtu (11/5/2019). 

“Dalam rangka kelancaran pelaksanaan tes agar tidak terjadi kecurangan. Baik secara manual dan teknologi. Kemampuan teknologi kita cukup canggih, makannya kami mohon pengamanan,” ujar Saiman.

Tidak hanya peserta tes saja yang mendapat pemeriksaan, pengawas ujian juga mendapatkan pengawasan dari personil Polres Malang. Kata Saiman, hal itu dilakukan untuk menghindari adanya kecurangan.

“Termasuk pengawas juga,” katanya singkat.

Kata Saiman, peminat di Fakultas Kedokteran UMM cukup besar. Sementara kuota yang diambil tidak terlalu banyak. Apalagi, kata Saiman, FK UMM masuk dalam jajaran 10 fakultas terbaik di Indonesia.

“Peminatnya cukup besar, sementara quota yang diterima tidak banyak. Joki ini secara ekonomi juga punya nilai komersil karena bisa diperjual belikan. Ini yang harus kami hindari. Saya kira tidak hanya di UMM saja,” paparnya.

Jikalau pun ada yang tertangkap, maka secara otomatis peserta dianggap gugur. Selain itu, juga harus mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum.

Reporter: Surya/Benni Indo

(70 Peserta UTBK SBMPTN Penyandang Disabilitas Tunanetra Ujian Pakai Metode Screen Reader)


 

Penulis: Benni Indo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved