Jadikan Kegalauan Kerja Sebagai Semangat Wirausaha, Mega Siswindarto Ciptakan Brand Brownis Sendiri

Sempat menjadi karyawan di dua perusahaan yang berbeda, diakui owner Mr Froniez, Mega Siswindarto menjadi bekal yang luar biasa untuknya berwirausaha.

Jadikan Kegalauan Kerja Sebagai Semangat Wirausaha, Mega Siswindarto Ciptakan Brand Brownis Sendiri
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Mega Siswindarto, founder sekaligus owner Mr Froniez Surabaya, Jumat (10/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sempat menjadi karyawan di dua perusahaan yang berbeda, diakui owner Mr Froniez, Mega Siswindarto menjadi bekal yang luar biasa untuknya berwirausaha.

Usaha kue brownis berlabel Mr Frowniez itu diakuinya bermula pada 2011. Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai supervisor quality contol Rokok Bentoel Malang dan sales marketing mobil di PT Astra.

Dari pekerjaannya sebagai supervisor, ia belajar bagaimana memastikan kualitas produk. Dari bidang marketing, ia belajar berhadapan, berkomunikasi, dan memasarkan sesuatu kepada perseorangan dan kelompok.

Beri Motivasi Mahasiswanya untuk Memulai Bisnis, LPPM UKWMS Luncurkan Acara Gelar Karya 2019

"Terakhir bekerja sebagai marketing itu, saya selanjutnya memilih resain dan berwirausaha. Kenapa begitu? Karena saya merasa galau, kok rasanya jadi supervisor nggak cocok, jadi marketing juga nggak cocok, lalu saya pikir kenapa tidak membuat pekerjaan saya sendiri," ujar Mega.

Tiga bulan masa kerjanya sebagai seorang msrketing, dimanfaatkan pria yang saat ini berusia 38 tahun itu untuk survei. Ia mengamati dan bertanya kepada siapapun yang ditemuinya di bandara, terminal, rumah sakit, dan pinggir jalan.

Pertanyaannya hanya satu, apa yang biasanya dibawa orang-orang di sana saat menjenguk kerabatnya atau temannya di rumah sakit. Jawaban yang diperolehnya ada tiga, yaitu buah, roti, dan brownies kukus.

Dikemas Moodboard, Ratusan Mahasiswa Universitas Ciputra Pamerkan Ide Bisnis untuk Pasar Mancanegara

"Karena saya belum pernah buka usaha dan keluarha juga tidak ada yg berwirausaha. Jadi saya survei dulu sebelum buka, dari jawaban yang saya peroleh, saya memutuskan untuk buka usaha kue brownies. Karena kebetulan, dulu waktu kecil, saya juga suka bikin-bikin kue," papar Mega.

Memutuskan untuk membuka usaka kue brownies, selanjutnya ia berpikir jenis brownis apa yang akan dibuatnya.

Setelah menyurvei beberapa produsen brownies yang ada di Surabaya, Mega memutuskan untuk memproduksi brownies panggang, sebab waktu itu saingannya hanya ada satu.

Halaman
12
Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved