Pemprov Jatim Buka Posko untuk PMI yang Mudik ke Jatim, Siapkan Shelter hingga Angkutan Mudik

Sebanyak 7000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) diprediksi bakal masuk ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda jelang lebaran 1440 Hijriah mendatang.

Pemprov Jatim Buka Posko untuk PMI yang Mudik ke Jatim, Siapkan Shelter hingga Angkutan Mudik
SURYA.CO.ID/FATIMATUZ ZAHROH
Kepala Disnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Bagijo saat menjelaskan tentang Posko Lebaran PMI Jawa Timur 2019, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 7000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) diprediksi bakal masuk ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda jelang Lebaran 2019 mendatang.

Guna bisa memudahkan dan menjamin keselamatan pada PMI asal Jawa Timur yang mudik Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bakal membuka Posko Lebaran PMI di Bandara Juanda.

Posko ini bakal memberikan bantuan kemudahan layanan agar PMI bisa mudik selamat sampai tujuan di kampung halaman Jawa Timur.

Terkuak Alasan Soekarno Pilih Tanggal 17 untuk Proklamasi, Tepat Bulan Ramadan, Ceritakan Angka Suci

Sebagaimana dikatakan oleh Kepala Disnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Bagijo, Jumat (10/5/2019), biasanya H-10 lebaran mulai banyak PMI yang berdatangan mask ke Jawa Timur untuk mudik lebaran.

"Paling banyak PMI kita ada dari Hongkong dan Taiwan. Maka untuk menjamin mereka bisa pulang mudik dengan bahagia bertemu sanak saudara di kampung maka kita buka posko lebaran untuk PMI di Juanda," ucapnya.

Di posko ini mereka para PMI bisa meminta bantuan misalnya menghubungi keluarga yang akan menjemput atau juga menunggu sanak saudara yang akan menjemput di bandara Juanda.

Posko ini juga akan memastikan bahwa yang menjemput PMI pulang adalah keluarga atau kerabat yang jelas.

Dishub Lamongan Libatkan Relawan Jaga Perlintasan KA Selama Arus Mudik-Balik Idul Fitri

Bahkan jika kesulitan angkutan untuk mudik ke kampung halaman, Disnakertrans melalui posko ini juga menyediakan angkutan mudik ke daerah asal PMI.

Sebab bukan apa-apa, keamanan para PMI patut dijaga. Sebab PMI setiap pulang kampung biasanya membawa uang dalam jumlah besar. Per orang bisa membawa Rp 25 juta.

Uang itu diluar gaji, melainkan THR dan bonus yang biasa diberikan oleh majikan. Nilai ini beda dengan remiten atau gaji yang sudah ditransfer dari negaa tempat bekerjanya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved