Festival Musik Patrol di Banyuwangi Pikat Rombongan Wisatawan Amerika Serikat Sampai Teriak Sahur

Festival musik patrol di Banyuwangi berlangsung meriah. Beragam alat musik dari bambu yang dimainkan dengan atraktif oleh peserta.

Festival Musik Patrol di Banyuwangi Pikat Rombongan Wisatawan Amerika Serikat Sampai Teriak Sahur
SURYA/HAORRAHMAN
Festival musik patrol di Banyuwangi yang berhasil memikat romobongan para wisatawan asal Amerika Serikat. 

"Sahur, Sahur, sahur," lantang Guerra, koordinator biro perjalanan wisata AS wilayah Midwest asal Illinois tersebut.

Musik Patrol adalah musik tradisional yang menggunakan bambu sebagai medianya.

Musik ini banyak dimainkan warga saat Ramadan untuk membangunkan orang dari tidur supaya segera sahur.

Bupati Anas mengatakan patrol adalah bagian tradisi Ramadan warga Banyuwangi sejak dulu.

Festival ini digelar, lanjut dia, sebagai upaya melestarikan tradisi permainan alat musik bambu ini.

"Ini adalah bagian tradisi yang tidak boleh lekang. Kami ingin agar musik patrol ini bisa terus dimainkan anak-anak kita dan generasi penerus. Untuk itu, festival ini setiap tahun digelar agar musik patrol ini tetap hidup di antara warga," kata Anas.

Belasan grup musik patrol yang tampil pada malam itu sangat atraktif. Diiring alat musik bambu, seperti seruling, therotok, gong, tempal, kentongan pethit, mereka membawakan berbagai lagu dengan syair Islami dalam bahasa daerah setempat.

Ada yang berbahasa Using (suku asli masyarakat setempat), ada Jawa, juga ada Madura.

Ditunjang dengan kostum panggung yang tematik, menjadikan penampilan setiap grup terlihat menarik di atas panggung.

"Atraktif sekali. Kostum-kostumnya sangat lokal dan ini menarik," puji Ivonka Knight salah satu rombongan pelaku wisata yang malam itu hadir menyaksikan festival patrol.

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved