Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi dari Sulawesi

Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggagalkan pengiriman ratusan satwa dilindungi dari Sulawesi.

tribunjatim/Nur Ika Anisa
Satwa dilindungi yang bakal dikirim dua pelaku untuk diperjualbelikan digagalkan Polres Pelabuhan Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggagalkan pengiriman ratusan satwa dilindungi dari Sulawesi.

Diduga satwa tersebut akan diperdagangkan oleh dua pelaku berinisial SRW (28) asal Gersik dan HM (34) asal Surabaya.

Mereka ditangkap saat mengambil satwa-satwa dilindungi dari Makasar.

"Kami yakini pemilik mengambil hewan-hewan itu dan benar ketika diambil, kami lakukan penangkapan," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Sabtu (11/5/2019).

AKBP Antonius Agus Rahmanto memaparkan temuan satwa dilindungi tersebut berawal dari informasi pengiriman hewan dari Makasar menuju Surabaya menggunakan menaiki KM Dharma Kartika.

"Pagi tadi sekitar pukul 04.30 WIB, kami mendapat informasi salah satu muatan truk membawa satwa diduga dilindungi. Setelah pemeriksaan bersama petugas karantina, ternyata benar," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Terdapat tujuh burung elang jenis black kite, dua burung elang jenis alap-alap, delapan burung tuwu, burung nuri, kakak tua, ular, biawak dan ratusan burung manyar.

Beberapa diantara hewan tersebut mati di dalam kurungan plastik maupun karung.

Satu Tahun Bom Surabaya, Briptu Muaffan Hadang Motor Pelaku dan Terpental

Raup 2,2 Juta Suara, La Nyalla Lolos Jadi Senator, Ini Program Yang Bakal Diusungnya

Alasan Pelatih Persebaya Djanur Rekrut Bintang Timnas U-16 Asal Surabaya Supriadi

"Ada hewan yang dilindungi, ada juga yang tidak ada undang-undang yang mengatur. Tidak ada ijin pembawaan, dokumen," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved