Ratusan Lansia Jadi Santri Dadakan di Ponpes Darul Ulum Jombang, Belajar Ilmu Agama & Khusyuk Ibadah

Ratusan Lansia Jadi Santri Dadakan di Ponpes Darul Ulum Jombang, Belajar Ilmu Agama & Khusyuk Ibadah.

Ratusan Lansia Jadi Santri Dadakan di Ponpes Darul Ulum Jombang, Belajar Ilmu Agama & Khusyuk Ibadah
SURYA/SUTONO
Para perempuan lansia sedang menyimak Alquran dan beraktivitas lain, menunggu maghrib tiba, di Pesantren Darul Ulum, Jombang, tempat mereka menjadi santri dadakan selama Ramadan 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Seperti pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya, ratusan orang lanjut usia (lansia) menjadi santri dadakan di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang.

Selain menimba ilmu keagamaan, mereka sekaligus lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, meningkatkan ketakwaan kepada Allah, serta meningkatkan kualitas keimanan.

Ratusan lansia itu sejak awal Ramadan sudah berdatangan dadakan di pesantren yang didirikan pada 1898 itu.

Penuh Lubang, Sejumlah Lokasi Jalur Nasional di Jombang yang Baru Dikerjakan, Dibongkar Lagi

Selama Ramadhan, Jam Kerja ASN di Jombang Berkurang 1 Jam

Berdalih Kumpulkan Uang Untuk Cerai, Pengamen Bertato Ini Bawa Lari Gadis Ingusan dari Jombang

Mereka yang mayoritas berusia 50 tahun ke atas, tak hanya datang dari Jombang, melainkan juga dari berbagai wilayah di luarnya.

Di antaranya dari Kediri, Madiun, Nganjuk, Jember, Kebumen Jawa Tengah. Bahkan ada lansia yang berasal dari Bengkulu.

Total lansia yang jadi santri dadakan, saat ini sedikitnya 112 orang. Mayoritas dari mereka adalah perempuan

Sekretaris Majelis Pengasuh PPDU KH Cholil Dahlan, mengatakan, sembari menjalankan ibadah puasa, ratusan lansia itu mengikuti berbagai kegiatan agama (Islam).

Di antaranya pengajian rutin, salat berjamaah, hingga membaca dan memaknai Alquran. Untuk materi pengajian rutin juga beraneka macam.

Antara lain, tata cara salat yang benar, amalan sehari-hari, tata krama hubungan dengan Allah, hubungan dengan sesama manusia, serta memahami surat-surat Alquran.

“Umumnya materi yang berhubungan dengan syariat. Seperti meningkatkan kualitas salat, kualitas puasa. Kalau soal akhlak, tidak banyak. Karena mereka sudah lansia, yang potensi berbuat maksiat sudah menipis,” imbuh KH Cholil.

Halaman
123
Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved