1 Tahun Serangan Bom Surabaya

Pre-launching Buku dan Buka Puasa Lintas Agama di Gereja SMTB Peringati Satu Tahun Bom Surabaya

Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Surabaya akan menggelar buka bersama lintas agama sembari diskusi pre-launching buku.

Pre-launching Buku dan Buka Puasa Lintas Agama di Gereja SMTB Peringati Satu Tahun Bom Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ornamen Santo Yohannes Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Surabaya. Ornamen ini satu di antara saksi bisu terjadinya bom Surabaya. Ornamen tersebut hingga saat ini tidak direnovasi, Minggu (12/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Surabaya akan menggelar buka bersama lintas agama sembari diskusi pre-launching buku.

Acara tersebut untuk memperingati satu tahun bom Surabaya, Senin (13/5/2019).

DPP Kerasulan Umum FX Ping Teja mengatakan, buku tersebut ditulis oleh komunitas dari beberapa elemen masyarakat yang peduli pada peristiwa yang terjadi pada 13 mei 2018 lalu di tiga gereja Surabaya, yang menjadi lokasi peledakan bom.

Tiga gereja itu adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, GKI Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jemaat Sawahan.

Mertua Dita Oepriarto Masih Terpukul, Ingat Keempat Cucunya yang Tewas Diajak Ledakkan Bom Gereja

Romo Kurdo: Tanggal 13 Menjadi Kekuatan untuk Bersatu dalam Doa

"Teman-teman dari komunitas dari berbagai elemen ada yang menerbitkan buku, nanti sore akan launching juga diskusi sarasehan bersama pakar," kata FX Ping Teja, Senin (13/5/2019).

Acara rangkaian peringatan satu tahun bom Surabaya tersebut digelar dengan mengajak perwakilan lintas agama.

Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, peringatan tersebut juga diisi dengan buka bersama saudara Muslim.

"Mereka buka puasa, kami yang Katolik masuk gereja untuk misa kudus dan doa rosario," kata FX Ping Teja.

2 Ornamen Santo Jadi Saksi Kenangan Peristiwa Ledakan Bom Surabaya di Gereja Santa Maria Tak Bercela

Satu Tahun Peristiwa Serangan Bom Surabaya, GKI Diponegoro Pilih Tak Lakukan Peringatan Khusus

Acara tersebut akan dihadiri Konjen Amerika, Australia, dan Srilanka serta beberapa tokoh, seperti Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan.

"Kami sudah menyebar undangan dan pemberitahuan, beberapa sudah konfirmasi hadir, nanti acaranya akan diadakan di depan gereja," katanya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved