1 Tahun Bom Surabaya

Satu Tahun Bom Surabaya - 7 Anak Pelaku Bom Surabaya Sempat Alami Guncangan Psikologis dan Sosial

tujuh anak pelaku bom Surabaya terdiri dari empat anak perempuan dan tiga anak laki-laki yang usianya bervariatif mulai dari 7 tahun, 8 tahun, 10 tahu

Satu Tahun Bom Surabaya - 7 Anak Pelaku Bom Surabaya Sempat Alami Guncangan Psikologis dan Sosial
(Surya/Fatkhul Alamy)
Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin didampingi perwakilan Kemensos, Wali Kota Suranaya Tri Rismaharini saat memberi keterangan ke media soal 7 anak pelaku bom bunuh diri, Selasa (12/6/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Direktur Rehabilitasi Anak Kementerian Sosial (Kemensos) Kanya Eka Santi mengatakan, tujuh anak pelaku bom Surabaya terdiri dari empat anak perempuan dan tiga anak laki-laki yang usianya bervariatif mulai dari 7 tahun, 8 tahun, 10 tahun, 13 tahun dan 14 tahun.

Mereka telah diasuh Kemensos selama 12 bulan.

Mereka selalu didampingi petugas bersama neneknya lantaran anak-anak membutuhkan sosok kehadiran keluarga.

“Karena orangtuanya sudah meninggal maka dari itu kami menghadirkan neneknya dari awal pengasuhan di Kemensos,” ujar Kanya Eka Santi.

Kanya menjelaskan, sebetulnya upaya Kemensos melalui rehabilitasi sosial adalah usaha yang dilakukannya secepat mungkin untuk mengembalikan anak pada keluarga dan komunitas lingkungannya.

Meski demikian, masalahnya komunitas di mana anak-anak ini tinggal itu juga belum sepenuhnya menerima.

Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan pendekatan, apalagi melihat Pemprov Jatim juga mampu untuk bekerja sama dengan sangat baik untuk bisa memastikan ini.

Satu Tahun Bom Surabaya - Begini Kondisi Terbaru Tujuh Anak Pelaku Bom di Kota Surabaya

Mau Tukar Uang Baru? Ini Jadwal Mobil Kas Keliling di Jember, Sudah Beroperasi Hari Ini

Alumni 91 SMAN 17 Surabaya Bagi Takjil Gratis, 600 Takjil Habis Hanya Dalam 30 Menit

“Saya pikir harus segera mungkin dikembalikan, karena dari sisi perkembangan mereka sejauh ini sudah bisa beradaptasi dengan baik,” ungkapnya.

Dia memaparkan, mereka sudah beradaptasi secara baik artinya kehidupan sehari-hari anak-anak tersebut yang tadinya mengalami guncangan secara psikologis dan juga secara sosial.

Mereka juga mengalami hambatan untuk berinteraksi dengan anak-anak lainnya, sekarang berangsur-angsur sudah membaik.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved