Akui Cacat Prosedur, Plt Wali Kota Pasuruan Gugurkan SK Mutasi 147 ASN

Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo akhirnya menggugurkan keputusan mutasi 147 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pem

Akui Cacat Prosedur, Plt Wali Kota Pasuruan Gugurkan SK Mutasi 147 ASN
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Plt Wali Kota Pasuruan sekaligus Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo saat memimpin pengambilan sumpah atas mutasi yang dilakukannya di lingkungan Pemkot Pasuruan unruk pejabat eselon III dan IV 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo akhirnya menggugurkan keputusan mutasi 147 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan.

Keputusan pengguguran SK mutasi 147 ASN ini disampaikannya secara langsung di Gedung Pemkot Pasuruan, Selasa (14/5/2019) siang dalam acara jumpa pers yang membahas soal mutasi ASN tersebut.

Teno, sapaan akrab Plt Wali Kota Pasuruan ini mengakui adanya cacat prosedur dalam mutasi kemarin, termasuk sampai pelantikan pejabat yang dimutasi.

Sekadar diketahui, Teno melantik 147 ASN pada 29 April 2019 lalu. Setelah pelantikan, banyak pihak yang menanggapi, termasuk dari kalangan DPRD Kota Pasuruan yang menganggap bahwa Teno tergesah - gesah melakukan mutasi.

Sebelumnya, Teno sempat mengklaim bahwa pihaknya sudah mendapatkan izin Kemendagri untuk melakukan mutasi ini. Tapi, dalam keterangan pers hari ini, Teno menganulirnya.

Sikapi Mutasi Kontroversial Pemkot Pasuruan, Pansus Mulai Panggil Baperjakat

Kasus Temuan Mayat Korban Mutilasi di Malang, Polisi Sebut Tubuh Korban Dimutilasi Jadi 6 Bagian

Identitas Mayat Korban Mutilasi di Malang Terkuak, 3 Tulisan Ditemukan di TKP, Bahas Orang Jahat

Ia menyebut, SK mutasi kemarin dicabut dan surat pencabutannya sudah ditandanganinya. Artinya, para pejabat yang dimutasi kemarin gugur.

"Unprosedural. Sebenarnya, kami sudah mendapatkan izin lisan dari Kemendagri, makanya kami lantik para ASN ini. Ternyata, belum sesuai prosedur, karena surat tertulisnya belum turun. Baru turun 8 Mei kemarin, dengan ini kami anulir pelantikan 29 April kemarin," katanya kepada Tribunjatim.com.

Ia menjelaskan, penganuliran ini bukan berarti tidak ada mutasi. Kata dia, mutasi 147 ASN ini akan dilakukan, sebab sudah ada izin tertulis dari Kemendagri yang keluar 8 Mei kemarin. Nantinya, akan ada pelantikan ulang 147 ASN yang dianulir dari pelantikan kemarin.

"Posisinya tetap dan jumlahnya pun tidak berubah. Cuma karena kemarin belum memenuhi prosedur, makanya kami gugurkan dulu. Nanti, akan kami lantik lagi sesuai dengan izin dari Kemendagri. Untuk waktunya kapan, akan kami sesuaikan kembali. Kami juga akan meninjau ulang," pungkas dia (lih/TribunJatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved