Kasus Temuan Mayat Terbakar di Mojokerto, Polisi Sebut Dipicu Sakit Hati Istri Pelaku Dihina Korban

Kasus Temuan Mayat Terbakar di Mojokerto, Polisi Sebut Dipicu Sakit Hati Istri Pelaku Dihina Korban.

Kasus Temuan Mayat Terbakar di Mojokerto, Polisi Sebut Dipicu Sakit Hati Istri Pelaku Dihina Korban
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
kepolisian forensik olah TKP di kediaman pelaku Priono 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi sebut motif pembunuhan dan temuan mayat terbakar di Mojokerto, dipicu oleh rasa sakit hati yang dialami pelaku bernama Priono atas perbuatan korban yang menghina istrinya.

Informasinya, pertengkaran kedua belah pihak diawali dengan percekcokan yang terjadi antara istri Priono dan istri Eko.

Beberapa hari sebelum penemuan mayat Eko Yuswanto dalam kondisi hangus terbakar di kebun jagung Manyarsari, Gunungsari, Dawarbladong, Mojokerto, Senin (13/5/2019) kemarin.

TERUNGKAP - Polisi Tangkap 2 Orang Pembunuhan Mayat Terbakar di Mojokerto, Pelaku Adalah Tetangga

Polda Jatim Ungkap Identitas Mayat Terbakar di Mojokerto, Namanya Eko Yuswanto dan Pencari Rongsokan

Kronologi Penemuan Mayat Terbakar di Mojokerto, Berawal dari Bau Rambut Hangus hingga Dikira Boneka

Kedua istri mereka sempat terlibat adu mulut dan saling ejek, namun belum diketahui apa penyebabnya.

Atas insiden perang urat saraf itu, keduanya mengadu ke suami mereka masing-masing.

Eko yang mendengar penuturan istrinya itu langsung kalap. Kemudian melampiaskan rasa marahnya itu dengan mengejek istri Priono.

Lantaran memperoleh perlakuan tak menyenangkan itu, istri Priono langsung melapor ke sang suami.

Mendengar cerita tak menyenangkan dari istrinya itu, Priono langsung kalap lalu memutuskan menghabisi nyawa Eko.

"Sementara penyebab, karena masalah perselisihan antara keluarga Priono dengan keluarga korban, persoalan istri," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (14/5/2019).

Pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada kedua pelaku yang telah tertangkap, Selasa (14/5/2019).

"Sementara yang kami peroleh dari Priono itu, tapi pengembangan akan kami lakukan terus," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved