Minta Masyarakat Tak Terpancing, Tokoh Keagamaan di Trenggalek Kompak Tolak Gerakan People Power

Para tokoh keagamaan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menolak gerakan people power.

Minta Masyarakat Tak Terpancing, Tokoh Keagamaan di Trenggalek Kompak Tolak Gerakan People Power
SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Trenggalek, KH Ma'shum, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Para tokoh keagamaan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menolak gerakan people power, satu isu gerakan yang santer terdengar akhir-akhir ini.

Mereka meminta masyarakat untuk tak terpancing ajakan itu dan tetap mengutamakan kesatuan bangsa.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Trenggalek, KH Ma'shum mengajak masyarakat untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45.

Temukan Sampah saat Tinjau Pantai Prigi Trenggalek, Mas Ipin Minta Prioritaskan Pembersihan Sampah

Jadwal Lengkap MotoGP Prancis 2019, Mampukah Marc Marquez Ulangi Momen Kemenangan Tahun Lalu?

"Kami dan tokoh-tokoh agama menolak dengan keras adanya gerakan tersebut. Karena gerakan tersebut akan merusak persatuan dan kesatuan," ujarnya, Senin (13/5/2019).

Ia berharap, bangsa akan tetap aman, tenteram, dan bersatu.

Pernyataan serupa disampaikan Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Trenggalek, Pendeta Nikolas Andre Marvin.

Ia menyatakan menolak gerakan people power.

7 Jabatan Kosong di Pemkab Trenggalek Akan Dilelang Dalam Waktu Dekat, Berikut Rinciannya

"Karena gerakan itu akan merusak tatanan dan melanggar kesatuan. Apabila ini tidak ditolak, (saya khawatir) negara akan terpecah belah," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menaati aturan berdasarkan undang-undang yang berlaku. (Surya/Aflahul Abidin)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved