Plt Wali Kota Pasuruan Tolak & Kecam Gerakan People Power : Ini Psy War yang Akan Pecah Belah Bangsa

Plt Wali Kota Pasuruan Tolak & Kecam Gerakan People Power : Ini Psy War yang Akan Pecah Belah Bangsa.

Plt Wali Kota Pasuruan Tolak & Kecam Gerakan People Power : Ini Psy War yang Akan Pecah Belah Bangsa
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo saat di pembukaan pasar murah ramadan. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengimbau kepada masyarakat Kota Pasuruan untuk tak terpengaruh pada ajakan atau provokasi gerakan people power yang akan beraksi untuk menolak hasil rekapitulasi penghitungan suara baik Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg).

Dia menjelaskan, gerakan people power ini sangat membahayakan karena tidak jelas tujuannya kemana.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Ajak Masyarakat Melawan People Power, Singgung Soal Tindakan Provokasi

Kasus Suap, Wali Kota Pasuruan Non Aktif Divonis 6 Tahun & Hak Politik Dicabut, Pilih Pikir-Pikir

Sikapi Mutasi Kontroversial Pemkot Pasuruan, Pansus Mulai Panggil Baperjakat

Ia mengajak masyarakat untuk menghargai dan menghormati apapun hasil rekapitulasi yang sudah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, hingga tingkat Kota dan Kabupaten.

"KPU ini sudah bekerja secara maksimal, hargai dan hormati hasil rekapitulasi mereka. Saya yakin, mereka tidak akan sembrono melakukan penghitungan suara.

Bahkan, kinerja mereka pun bisa dipantau seluruh masyarakat Indonesia, ada lembaga yang juga mengawasi Pemilu yakni Bawaslu," kata Teno, sapaan akrab Plt Wali Kota Pasuruan saat ditemui usai pembukaan pasar murah ramadlan, Senin (13/5/2019) sore.

Ia sangat mengecam jika sampai terjadi aksi people power di Kota Pasuruan.

Bahkan, ia pun tak segan akan menindak tegas bersama Aparat Penegak Hukum (APH), jika sampai masyarakat yang bergerak dalam gerakan People Power ini sudah masuk dalam kategori yang membahayakan.

"Jangan sampai itu terjadi. Saya tegaskan, saya dan bersama semua unsur yang ada di Kota Pasuruan menolak keras gerakan people power ini. Bagi saya, ini psy war yang bertujuan memecah belah bangsa," jelasnya.

Teno sangat yakin masyarakat Kota Pasuruan juga akan berpikiran sama dengannya. Suasana di Kota Pasuruan ini sudah sejuk, damai dan tentram. Jangan sampai, gerakan ini merusak suasana kamtibmas di Pasuruan.

"Kami akan bersatu menjaga Kota Pasuruan dari serangan people power. Saran saya, tidak perlu memikirkan hal itu, kalau misal hasil rekapitulasi KPU nanti ada yang kurang puas, silahkan menempuh jalur hukum, toh sudah ada di dalam undang - undang, jangan membuat keonaran dan kegaduhan," tambahnya.

Sekali lagi, ia mengajak masyarakat Kota Pasuruan untuk bersama - sama meningkatkan iman dan taqwa di bulan ramadan ini. Bagi yang menjalankan, harus maksimal, bagi yang tidak menjalankan puasa bisa menghormati yang sedang menjalankan puasa.

"Perbedaan itu indah. Marilah sama - sama meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa," tutup Teno.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved