Polrestabes Surabaya Imbau Pemilik Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan Tidak Pamerkan Bendelan Uang

Menjelang Lebaran, bisnis penukaran uang baru di pinggir jalan mulai meramaikan sejumlah ruas jalan di Surabaya.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Jasa penukaran uang baru di Kota Malang makin menjamur, Kamis (1/6/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang Lebaran, bisnis penukaran uang baru di pinggir jalan mulai meramaikan sejumlah ruas jalan di Surabaya.

Sejumlah orang duduk dipinggir jalan 'menjajakan' sejumlah bendel uang nomila kecil yang bisa ditukarkan oleh uang nominal besar pengguna jalan.

Polisi menyebut bisni penukaran uang di jalan seperti ini dapat berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan.

Polisi mengimbau agar pemilik jasa penukaran uang lebih berhati-hati, terlebih saat menawarkan sejumlah uang kepada pengendara yang melintas.

(Bank Indonesia Sebar Mobil Kas Keliling Penukaran Uang di Surabaya, Ini Jadwal dan Lokasinya)

"Tolong lebih waspada lagi, kami patroli ingatkan mereka supaya tidak tejadi pencurian, perampasan," kata Kasat Binmas Polrestabes Surabaya Kompol Muhammad Fatoni, Selasa (14/5/2019).

Muhammad Fatoni mengatakan, penyedia penukaran uang cukup rawan menjadi sasaran pelaku kejahatan seperti penipuan dan perampasan.

Sebab, para penyedia penukaran uang ini berjajar di sepanjang jalan raya dengan menumpuk berbendel-bendel uang.

Terkadang mereka juga mengangkat sejumlah bendel uang dan mengarahkan ke arah jalanan sembari menawarkan jasanya

Polisi mengimbau agar para penyedia jasa untuk hanya memajang beberapa lembar contoh uang baru. Sementara persediaan disimpan agar tidak menjadi sasaran pelaku kejahatan.

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved