Semarak Ramadan 2019

Dinilai Mengganggu Ketenangan, Sahur On The Road di Tulungagung Dikeluhkan Warga

Namun kegiatan Sahur On The Road pada Ramadan tahun ini mendapat protes meluas dari warga Tulungagung, Jawa Timur.

Dinilai Mengganggu Ketenangan, Sahur On The Road di Tulungagung Dikeluhkan Warga
SURYA/DAVID YOHANES
Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, Rabu (15/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG- Tradisi Sahur On The Road (SOTR) selalu muncul di setiap bulan Ramadan.

Biasanya, Sahur On The Road diisi dengan kegiatan adu kreatif, seperti musik patrol.

Namun kegiatan Sahur On The Road pada Ramadan tahun ini mendapat protes meluas dari warga Tulungagung, Jawa Timur.

Sebab Sahur On The Road tahun ini lebih banyak menggunakan perangkat pengeras suara di atas truk.

Gelar Razia, Satpol PP Tulungagung Temukan Tempat Karaoke yang Masih Beroperasi di Bulan Ramadan

Deretan Amalan Sunnah Saat Berpuasa di Bulan Ramadan 1440 Hjiriah, Dapat Pahala Makin Lipat Ganda

Di sepanjang kendaraan, mereka memutar musik sangat keras, hingga menggetarkan kaca-kaca rumah yang dilalui.

Di belakang truk pengangkut perangkat pengeras suara ini, ada puluhan sepeda motor yang mengikuti.

Mobil layaknya sebuah konser musik ini mulai beroperasi pukul 02.00 WIB, bahkan sebelum pukul 02.00 WIB.

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, mengatakan, bukannya merasa terbantu, warga banyak yang mengaku terganggu dengan mobil dengan suara menggetarkan ini.

Ada 8 Petugas Pemilu Meninggal Dunia, KPU Tulungagung Gelar Doa Bersama

Sebab pada umumnya membangunkan orang sahur baru dimulai pukul 03.00 WIB.

AKBP Tofik Sukendar mengakui ada keluhan terkait Sahur On The Road mobil full music ini.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved