Polisi Sebut Kejahatan Jelang Lebaran Cenderung Meningkat Karena Ada Celah, Ini 2 Faktor Penyebabnya

Polisi Sebut Kejahatan Jelang Lebaran Cenderung Meningkat Karena Ada Celah, Ini 2 Faktor Penyebabnya.

Polisi Sebut Kejahatan Jelang Lebaran Cenderung Meningkat Karena Ada Celah, Ini 2 Faktor Penyebabnya
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mendekati Lebaran 2019, keinginan untuk mempersiapkan perayaan lebaran yang layak, menjadi dambaan setiap orang yang merayakannya.

Tak jarang, demi mewujudkan keinginan berlebaran secara layak, cara-cara yang bersifat melawan aturan dan hukum, bakal ditempuh.

Mengantisipasi hal tersebut, meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, patut diawali sesegera mungkin, paling tidak untuk diri sendiri.

Kuasa Hukum Vanessa Angel Laporkan 7 Penyidik Polda Jatim ke Mabes Polri Atas Dugaan Rekayasa Kasus

Polda Jatim Ungkap Identitas Mayat Terbakar di Mojokerto, Namanya Eko Yuswanto dan Pencari Rongsokan

Polda Jatim Siap Hadapi Potensi Gerakan Massa Aksi Ormas di Surabaya pada 15 Mei 2019 Mendatang

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, terkadang kejahatan bukan karena adanya naitan jahat dari para pelaku.

Namun, adanya ruang celah dan kesempatan yang ditimbulkan oleh kecerobohan dan kelalaian diri kita, juga menjadi faktor timbulnya tindakan kejahatan.

“Kami mencatat angka kejahatan jelang lebaran cenderung meningkat, hal itu disebabkan karena banyak orang berupaya menyiapkan lebaran sudah ada niat di situ,” katanya saat ditemui awakmedia di ruangannya, Rabu (15/5/2019).

Terkadang, kejahatan muncul akibat ketidakwaspadaan diri sendiri.

Barung menengarai ada dua sebab kejahatan menjelang lebaran tahun ini cenderung meningkat.

Pertama. Lalai menjaga keamanan kendaraan.

“Biasanya orang memilih buka puasa di luar rumah, lalu memarkirkan kendaraan di sembarang tempat, bahkan ada juga kendaraan bermotor yang tidak di kunci,” lanjutnya.

Kedua. Berpenampilan secara berlebihan sehingga mengundang kejahatan.

“Kalau keluar rumah, hanya membeli makanan buka puasa tidak perlu mengenakan perhiasan atau menggunakan hal mencolok,” tukasnya.

Mengantisipasi potensi kejahatan yang muncul sejak selama bulan Ramadan, ungkap Barung, mulai hari ini (15/5/2019) Polda Jatim bakal menggelar operasi pekat.

“Kami berharap masyarakat juga berpartisiapsi menjaga keamanan, juga menjadi polisi untuk dirinya sendiri,” tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved