Anak Buruh Tani Ini Raih Nilai Tertinggi UNBK se-Kota Madiun, Langsung Masuk Kedokteran

Usaha, kerja keras dan disiplin tidak akan mengkhianati hasil. Seperti dilakukan Sarwo Gayuh Wilujeng, siswa SMAN 2 Kota Madiun yang mendapat nilai

Anak Buruh Tani Ini Raih Nilai Tertinggi UNBK se-Kota Madiun, Langsung Masuk Kedokteran
(Surya/Rahadian bagus)
Sarwo Gayuh Wilujeng, siswa SMAN 2 Kota Madiun, pelajar dengan nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 tertinggi tingkat Kota Madiun. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Usaha, kerja keras dan disiplin tidak akan mengkhianati hasil. Seperti dilakukan Sarwo Gayuh Wilujeng, siswa SMAN 2 Kota Madiun yang mendapat nilai tertinggi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 tingkat Kota Madiun.

Remaja berusia 18 tahun ini bahkan masuk peringkat delapan besar nilai UNBK tertinggi se-Jawa Timur. Ia mendapatkan nilai hampir sempurna dengan total nilai 392.

Untuk dua mata pelajaran yakni Matematika dan Biologi, Gayuh mendapatkan nilai 100. Sedangkan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ia mendapat nilai 96.

Tak hanya sukses mendapatkan nilai yang hampir sempurna dalam UNBK, Gayuh juga diterima masuk di jurusan Kedokteran Umum Universitas Airlangga (Unair) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

"Alhamdulillah saya mendapatkan nilai UNB tertinggi di Kota Madiun. Saya juga sudah diterima di Kedokteran Unair lewat jalur SNMPTN," katanya, Kamis (16/5/2019) saat ditemui di sekolahannya.

Pelajar yang dikenal rajin dan pintar di sekolah ini tinggal di Dusun Kedungdawung, Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Gayuh merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara dari pasangan Jaimin (58) dan Dami (53).

Saksi dari Hotel Sebut Rekaman CCTV Sudah Terhapus, Kuasa Hukum Vanessa: Tak Niat Buka Rian Subroto

VIRAL Siswi SMA Tolak Mencorat-coret Seragamnya saat Kelulusan, Beri Pesan Menyentuh

Wajah Roy Kiyoshi Disebut Tak Lagi Lancip, Sang Presenter Karma: Cuma Belah Rambut

Gayuh berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ayahnya, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan ibunya tidak bekerja.

Meski bukan dari keluarga orang kaya, namun tidak membuatnya minder dan putus asa. Justru, ia ingin mengubah kehidupan keluarganya dan membuat bangga kedua orangtuanya dengan berprestasi.

Penghasilan ayahnya sebagai buruh tani yang pas-pasan justru memacunya agar lebih bersemangat untuk lebih giat belajar.

Saat ini dirinya sedang mengikuti seleksi beasiswa Bidikmisi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Ia sangat berharap mendapatkan beasiswa tersebut, untuk membiayai pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya.

"Sudah verifikasi berkas dan tinggal menunggu seleksi wawancara saja," kata pelajar yang bercita-cita menjadi dokter ini kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, wali kelasnya, Endah Sulistyaningsih, mengakui bahwa Gayuh memang merupakan siswa berprestasi di kelas.

"Untuk nilai UNBK Gayuh memang yang terbaik di sekolah dan juga masuk di ranking delapan se-Jawa Timur," kata Endah.

Selain selalu mendapatkan ranking tiga besar di kelas, Gayuh juga kerap mewakili sekolahan dalam berbagai ajang perlombaan tingkat regional ataupun nasional.

Remaja berkacamata ini pernah menjadi juara I lomba cerdas cermat tingkat Kota Madiun, juara OSN Biologi tingkat Kota Madiun, juara I Kader Kesehatan Tingkat Kota Madiun, dan juara Olimpiade Biologi tingkat nasional di ITS. (rbp/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved