Breaking News:

Jelang Arus Mudik, PT KAI Daop 8 Intens Periksa dan Perbaiki Bantalan Rel & Baut Hilang di Lamongan

Jelang Arus Mudik, PT KAI Daop 8 Intens Periksa dan Perbaiki Bantalan Rel & Baut Hilang di Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
SURYA/HANIF MANSHURI
Para petugas PT KAI sedang memperbaiki rel KA, dari bantalan, baut hingga alas bantalan gragal, Kamis (16/05/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Menjelang arus mudik Lebaran tahun ini, segala kemungkinan diantisipasi oleh PT KAI untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengguna kereta api.

Termasuk di antaranya kondisi rel KA yang ada di wilayah Lamongan.

Bahkan dalam beberapa hari ini, petugas kontrol dan para pekerja perbaikan rel telah diterjunkan untuk menyisir sekaligus penanganan pada rel yang bermasalah.

Bangunkan Sahur, Kapolres Lamongan Blusukan Keluar Masuk Gang Pukul Kentongan

Stop People Power, Maslam Peri Lamongan Beri Dukungan ke KPU Lamongan

Macet Parah di Depan Pasar Babat Lamongan, Polisi Pasang Separator Tengah Jalan Saat H-10 Lebaran

Kepala Urusan Jembatan dan Rel PT KAI Daop 8 UPT Sumlaran, Chusnul Ardiansyah mengatakan, perbaikan rel ini adalah kegiatan rutin dari PT KAI untuk memberi rasa aman dan nyaman penumpang kereta api.

"Termasuk juga untuk menghadapi arus mudik lebaran nanti," kata Chusnul.

Perbaikan, dilakukan untuk semua rel agar dapat diketahui rel mana yang bermasalah dan langsung bisa dieksekusi.

Jika ada permasalahan pada rel KA, penanganannya tidak bisa ditunda - tunda. Intensitas KA yang melintas cukup padat.

Perbaikan itu diantaranya dilakukan pada bantalan rel KA yang ada di jembatan dan juga bantalan rel KA di sepanjang wilayah Lamongan.

"Perbaikan ini rutin, pada puluhan kilometer dari mulai Lamongan hingga Babat," katanya

Menurut Chusnul membeberkan, perbaikan tersebut diantaranya dilakukan di Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk dan di Sumlaran, Kecamatan Sukodadi.

Dan perbaikan yang difokuskan pada bantalan rel, baut rel yang longgar dan hilang serta bebatuan yang longsor. "Perbaikan semacam ini terus kami lakukan," katanya.

Perbaikan dilakukan untuk mengantisipasi kereta anjlok mengingat padatnya arus kereta selama arus mudik dan balik. Sekaligus untuk memastikan alat sarana dan prasarana berfungsi dengan baik atau tidak.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved