Kebun Binatang Surabaya Perbarui Izin Lembaga Konservasi, Masa Berlaku 30 Tahun

Chairul Anwar, Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjelaskan KBS baru saja perbarui izin LK

Kebun Binatang Surabaya Perbarui Izin Lembaga Konservasi, Masa Berlaku 30 Tahun
TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Para pengunjung Kebun Binatang Surabaya mengikuti sesi keeper talk pada acara 'Rusa Bagi Hadiah di area feeding times, Selasa (25/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Chairul Anwar, Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjelaskan KBS baru saja perbarui izin Lembaga Konservasi.

Izin yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia itu sebelumnya dilakukan KBS terakhir tahun 2014 lalu.

"Masa berlakunya lama sekitar 30 tahun. Sebelum pengajuan, harus ada masterplan yang begitu panjang, kami butuh hampir 6 sampai 8 bulan merancangnya. Dengan adanya SK ini legalitas kita jelas, on the track dan jadi perusahaan yang bisa bersaing dengan kompetitor," Jelas Chairul saat ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Jumat (17/5/2019).

Setelah SK yang diberikan KLHK, Chairul menyebut prioritasnya setelah ini adalah revitalisasi kandang yang usianya sudah tua, khususnya kandang burung dan beruang madu.

"Kita juga sudah buatkan jalan setapak di sekitar kandang, nanti akan jadi destinasi baru, pengunjung bisa ngasih makan burung-burung liar. Jadi mengganti tiang dan sabuk untuk penguatan kandang. Luas kandang burung yang sudah tua itu sekitar lebih kurang 700 meter persegi, tak sampai 1000 tinggal pelaksanaan sudah kita desain," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Chairul juga mengaku saat ini banyak pengunjung menanyakan satwa baru, KBS sudah berupaya komunikasi dengan lembaga konservasi, seperti Ragunan untuk diajak tukar satwa.

Susunan Pemain Persela Vs Madura United, Persela Langsung Turunkan 3 Pemain Asing, Zah Rahan Absen

Warga NU Jatim Tidak Akan ke Jakarta, Gus Ali : Saya Jamin, Kan Saya Rais Syuriah PWNU Jatim

Pemuda Jombang Ini Cekoki Gadis Ingusan dengan Miras, Kemudian Menyetubuhinya

"Sudah kita kontak, sudah sejak dulu kita ajak MoU," tambah Cahirul kepada Tribunjatim.com.
Selain itu KBS akan mempersiapkan pintu sisi dekat kampung Jalan Bumiarjo yang rencananya terkoneksi dengan underpass Terminal Intermoda Joyoboyo.

"Kita sedang bicarakan untuk biayanya, apakah Pemkot termasuk membangun sisi itu, atau KBS bagian sisi pintunya. Dalam trimester ke dua sudah harus menentukan di mana sisi pintu KBS, Pemkot kan juga sudah menentukan pintu Underpass," tutup Chairul. (Pipit/TribunJatim.com).

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved