Kedapatan Jual Obat Keras Berbahaya di Kawasan Kampus, Mahasiswa Asal Lumajang Diciduk Polisi

Tim Opnas 'Serigala' Polsek Sumbersari menangkap seorang mahasiswa asal Kabupaten Lumajang yang kuliah di Jember.

Kedapatan Jual Obat Keras Berbahaya di Kawasan Kampus, Mahasiswa Asal Lumajang Diciduk Polisi
SURYA/SRI WAHYUNIK
Kapolsek Sumbersari menunjukkan BB okerbaya dan tersangka (menunduk). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Tim Opnas 'Serigala' Polsek Sumbersari menangkap seorang mahasiswa asal Kabupaten Lumajang yang kuliah di Jember, Rabu (15/5/2019) pukul 23.00 WIB.

Mahasiswa itu, M Nur Azam (25) warga Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang ditangkap karena kepemilikan obat keras berbahaya (Okerbaya) berupa pil Tryhexyphinidyl.

Azam ditangkap di kosnya di Jl Riau Kecamatan Sumbersari, Jember.

Wakil Bupati Jember Tanggapi Isu Gerakan People Power, Sebut Tak Tepat dan Tidak Cerminkan NKRI

Baru Keluar Lapas 3 Bulan Pria Asal Pare Nekat Edarkan Pil Koplo, Segini Untung yang Diterima Pelaku

Polisi menyita Okerbaya sebanyak 600 butir pil Okerbaya dari kamas kos Azam.

Polisi mendapatkan informasi jika Azam menjual OKerbaya kepada beberapa orang temannya.

Dia diduga menjual pil koplo itu seharga Rp 20.000 untuk setiap satu plastik pil berisi 10 butir.

Sebelum ditangkap, dia diduga sudah menjual sebanyak 340 butir seharga Rp 340 ribu.

Sisa dari penjualan itu masih sebanyak 600 butir pil koplo.

"Dia pengedar Okerbayar, melanggar Pasal 196 subsider Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Menjual barang farmasi tanpa izin dan di luar keahliannya," ujar Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil kepada Surya (grup TribunJatim.com), Kamis (16/5/2019).

Polisi mengendus peredaran Okerbaya di kawasan kampus itu sejak beberapa waktu lalu.

Polisi mendapatkan informasi dari masyarakat jika terjadi transaksi obat keras yang berbahaya jika disalahgunakan itu.

Mau Tukar Uang Baru? Ini Jadwal Mobil Kas Keliling di Jember, Sudah Beroperasi Hari Ini

Pengendara Pemilik Ribuan Pil Koplo Akhirnya Ditangkap, Sempat Kabur dan Diburu Polisi

Akhirnya pengintaian mengarah kepada Azam, seorang pengedar Okerbaya di kawasan kampus Tegalboto tersebut.

Barang bukti keseluruhan yang disita polisi dari tangan Azam adalah 12 klip plastik pil warna putih berlogo Y (pil Tryhex) berisikan 50 butir dengan jumlah keseluruhan 600 butir, kemudian enam klip plastik berisi 10 butir pil atau total berisi 60 butir, dan uang tunai Rp 180 ribu.

Akibat perbuatannya, Azam mendekam di sel Mapolsek Sumbersari.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved