Khofifah Ajukan Islamic Science Park Jadi Proyek Strategis Nasional di Pintu Masuk Suramadu

Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan ekonomi di Madura kian dimatangkan. Salah satunya adalah dengan membangun Islamic Science Park

Khofifah Ajukan Islamic Science Park Jadi Proyek Strategis Nasional di Pintu Masuk Suramadu
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, setelah sidang paripurna dengan agenda laporan akhir pansus dan pembubaran pansus terkait tukar menukar aset Pemprov Jawa Timur yang dihelat di DPRD, Selasa (14/5/2019) sore. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan ekonomi di Madura kian dimatangkan. Salah satunya adalah dengan membangun Islamic Science Park di pintu masuk Madura yaitu di Kabupaten Bangkalan.

Bahkan sebagaimana disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, perencanaan Islamic Science Park ini tengah dibawa ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar proyek yang akan dibangun di atas lahan seluas 300 hektar ini bisa jadi proyek strategis nasional.

Hal itu dikatakan Khofifah usai rapat dengan Menko Perekonomian beberapa hari yang lalu. "Islamic Science Park diharapkan bisa menjadi program strategis nasional (PSN). Ini kalau menjadi PSN akan lebih cepat pengembangannya. Dari segi detail plannya sudah rampung," ucap Khofifah, Jumat (17/5/2019).

Sesuai dengan perencanaan yang dibuat Pemprov, Islamic Science Park ini bakal dijadikan sebagai destinasi wisata untuk menangkap pasar wisata halal dunia.

Dinkes Temukan Zat Berbahaya pada Sejumlah Makanan dan Minuman di Pasar Takjil Kota Blitar

Wakil Ketua DPRD Jatim Gagal Raih Kursi, Gerindra Jatim Bakal Gugat Hasil Pileg 2 Dapil ke MK

Pantau Cacar Monyet, KKP Kelas I Surabaya Pasang Thermal Scanner di Tanjung Perak & 3 Pelabuhan Lain

Dikatakan Khofifah ia sudah menyiapkan Islamic Science Park dengan komposisi 20 persen untuk edukasi, 30 persen untuk kesenian, dan 50 persen untuk hiburan.

Rencananya, keinginan pembangunan tersebut menjadi bagian terintegrasi secara menyeluruh. Termasuk konten Islamic Science Park di Kaki Suramadu sisi Madura.

Sementara untuk titik-titik strategis yang direncanakan, menurutnya juga akan diidentifikasi. Termasuk melakukan proses kristalisasi, seperti Pulau Gili Iyang yang memiliki oksigen terbesar kedua di dunia.

"Banyak sekali infrastruktur yang disupport agar bisa menjadi destinasi wisata internasional. Kemudian ada Gili Labak ada potensi lebih indah dari Raja Ampat, namun memerlukan akses ke sana perlu disupport," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

"Dulu waktu di Mensos, saya pernah menyelenggarakan Hari Lansia di sana untuk memberikan referensi banyak sekali lansia sehat di sana," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Untuk sektor pariwisata, tidak hanya di kawasan Suramadu saja, tetapi diharapkan juga bisa dikembangkan di Sumenep. Sehingga kalau ini dikembangkan di Kaki Suramadu bisa menjadi gravitasinya pengembangan Madura. (Fatimatuz zahroh/TribunJatim.com).

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved