Kuasa Hukum Ani Hasibuan Sebut Ada Kejanggalan Proses Penyelidikan ke Penyidikan yang Terlalu Cepat

Amin Fahrudin mencium adanya kejanggalan dalam proses hukum Ani Hasibuan, ia mengaku tak ingin Ani Hasibuan didikriminalisasi.

Kuasa Hukum Ani Hasibuan Sebut Ada Kejanggalan Proses Penyelidikan ke Penyidikan yang Terlalu Cepat
TRIBUNJAKARTA.COM
Amin Fahrudin, kuasa hukum Ani Hasibuan 

TRIBUNJATIM.COM - Dokter syaraf Ani Hasibuan menjadi sorotan publik usai menyampaikan pernyataannya terkait penyebab kematian petugas KPPS Pemilu 2019 bukan karena kelelahan.

Sebelumnya, Ani Hasibuan ‘mengupas’ sejumlah kejanggalan yang menjadi penyebab kematian 500 orang petugas KPPS melalui media massa.

Ani Hasibuan yang membongkar kematian anggota KPPS ini dijadwalkan untuk memberikan keterangan kepada polisi pada hari Jumat (17/5/2019), pukul 10.00 WIB.

Polisi memanggil Ani Hasibuan setelah mendapat laporan dari Carolus Andre Yulika pada 12 Mei 2019 bernomor LP/2929/V/2019/Dit.Reskrimsus.

Ani Hasibuan Mengaku Netral dan Tak Berpihak Kubu Manapun, Sosoknya Terungkap di Medsos

Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/2929/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Dilansir dari TribunJakarta.com, Ani Hasibuan dilaporkan dengan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 35 Jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 Ayat (1) Jo Pasal 56 KUHP.

Itu artinya, surat penyidikan hanya berselang dua hari usai laporan langsung dikeluarkan oleh pejabat Polda Metro Jaya.

Berdasarkan surat panggilan kepada Ani Hasibuan, tertulis nama lengkap Ani Hasibuan adalah Robiah Khairani Hasibuan.

Dalam surat panggilan tersebut, Ani Hasibuan diminta menemui Kasubdit III Sumdaling AKBP Ganis Setyaningrum.

Namun dokter syaraf ini tidak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit, Jumat (17/5/2019).

Nasib 2 Wanita Penyebar dan Perekam Video Penggal Kepala Jokowi, Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Halaman
1234
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved