Horestes Vicha, Seniman Asal Magelang Tampilkan Karya Seni Kolase Gambaran Pengalaman Keseharian

Membuat prakarya dengan material yang berbeda atau lebih dikenal dengan teknik kolase belakangan menjadi seni yang tidak kalah eksis dari karya realis

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Horestes Vicha, Seniman asal Magelang saat menujukkan beberapa karya seni kolase di pameran tunggal miliknya, Artotel Surabaya, Jumat (17/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Membuat prakarya dengan material yang berbeda atau lebih dikenal dengan teknik kolase belakangan menjadi seni yang tidak kalah eksis dari karya realis.

Hal ini pula yang melatarbelakangi Horestes Vicha, seniman asal Magelang yang menggunakan teknik kolase pada karya bertajuk 'Lost and Found'.

"Saya menampilkan karya seni visual yang merupakan penggambaran dari suatu relasi simbolis dalam pengalaman keseharian," jelasnya pada presconnya di Artotel Surabaya, Jumat (17/5/2019).

The Alana Hotel Surabaya Suguhkan Lukisan Religi Sambut Ramadan, Ada Kaligrafi Hingga Bumi & Bulan

Pameran Lukisan Tunggal Insting di Artotel Surabaya, Usung Karya Lukis Figur Serangga

Seniman yang bekerja sebagai desainer grafis ini mulai melakukan eksperimen dengan memambah, menggabungkan, mengurangi dan mendistorsi satu bentuk ke bentuk lainnya.

Sehingga tercipta empat karya seni kolase yang berbentuk digital printing dan akan dipamerkan mulai 18 Mei hingga 31 Juli 2019 di Artspace Artotel Surabaya.

Ketertarikan pada objek lama, menjadikan seniman kelahiran 1993 ini tidak pernah absen menyertakan pada seni kolasenya.

Seperti karya berjudul 'The Charm of Passion' yang dituangkannya di media condura fabric berukuran 105×150 cm ini.

Dirinya menyertakan objek vintage seperti tape, lampu, dan kamera kuno.

"Ini sudah menjadi ciri khas, kebetulan keluarga merupakan kolektor barang kuno, oleh karena itu karya seni saya tidak jauh dari kehidupan saya sendiri," tandasnya.

Dukung Musisi Miliki Sertifikat, Surabaya Entertainment Club Buka Sekolah Musik Beragam Genre

70 Taman di Surabaya Resmi Dibuka, Wali Kota Risma: Momen Ini untuk Menandai Pemerataan Pembangunan

Pemilihan warnanya pun tidak berbeda dari hal yang disukainya. Yaitu menggunakan warna pokok dan mencolok.

"Karya seni dilahirkan dari kebahagiaan, oleh karenanya saya menciptakan karya atas dasar kesukaan dan kebahagiaan saya sendiri," jelasnya.

Tidak hanya seni kolase yang dilahirkan dari hal yang ia suka, seniman lulusan Communication of Design ini lebarkan sayap dengan memproduksi art merchandise brandnya, yang ia beri nama Horst.

Penulis: Mayang Essa
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved