Satu dari 22 Puskesmas di Sampang Belum Punya Intalasi Pengelolaan Air Limbah

Puluhan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Sampang sudah memiliki Intalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) medis.

Satu dari 22 Puskesmas di Sampang Belum Punya Intalasi Pengelolaan Air Limbah
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi. 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG – Puluhan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Sampang sudah memiliki Intalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) medis.

Jumlah Puskesmas yang tersebar di 14 Kecamatan di Sampang ada sebanyak 22 Puskesmas.

Artinya, puluhan Puskesmas tersebut tidak menumpuk sampah bahan berbahaya dan bercun (B3).

Namun, menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh TribunMadura.com hanya satu puskesmas di Sampang yang tidak memiliki Ipal.

(Puskesmas Camplong Belum Dipafing dan Dipagari, Dinas Kesehatan: Mudah-mudahan Terpasang Tahun 2020)

Hal ini sesuai yang disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi.

“Yaitu di pulau mandangin,” ujarnya saat ditemui oleh TribunMadura.com, Sabtu (18/05/2019).

Menurutnya, puskesmas di Pulai Mandangin baru saja diresmikan, karena itu belum memiliki ipal.

Pihaknya mengusulkan di tahun 2020 Puskesmas Pulau Mandangin sudah memiliki Ipal.

“Puskesmas wajib memiliki Ipal karena syarat akreditasi adalah Ipal,” pungkasnya.

Menurut Agus,  bukan hanya Ipal yang selalu di perhatikan melainkan opersasional lainnya.

“Operasional lainnya juga kita pantau, jika memang ada masalah kita perbaiki,” tutupnya.

Reporter: TribunMadura.com, Hanggara Pratama

(Sambut Ramadan, Dinas Kesehatan Gresik Soroti Para Pedagang Takjil)

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved