Demi Seimbangkan Pembukuan yang Merugi, PDAM Trenggalek Siapkan Rencana Produksi Air Minum Kemasan

Pada tahun 2018, PDAM Trenggalek membubuhkan catatan kerugian, penyebab utamanya dari banyaknya investasi yang masuk dalam bentuk bantuan fisik.

Demi Seimbangkan Pembukuan yang Merugi, PDAM Trenggalek Siapkan Rencana Produksi Air Minum Kemasan
Ilustrasi Air PDAM 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - PDAM Kabupaten Trenggalek berencana membuat unit usaha baru tahun depan. Perusahaan milik daerah itu bakal memproduksi air minum dalam kemasan.

Rencana itu dibentuk untuk menambah pendapatan, di tengah nilai pembukuan yang masih merugi.

Direktur PDAM Kabupaten Trenggalek, Maryati, mengatakan, pasar untuk produk air minum kemasan yang akan di produksi sudah ada.

Sebagai produk milik pemerintah daerah, pihaknya akan meminta kerja sama dengan instansi pemerintah daerah lain di Trenggalek.

(Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan PDAM Giri Nawa Tirta Dapat Penghargaan Pembina dan BUMD Terbaik)

"Yang penting kami memenuhi standar, menenuhi syarat. Itu paling tidak kami pasarnya sudah ada, menurut saya. Kalau rapat-rapat dari dinas, SKPD, nanti kita bisa promosi lewat situ dulu," kata Maryati, Minggu (19/5/2019).

Menurut perhitungan PDAM Trenggalek, jika berjalan lancar, keuntungan dari rencana itu cukup menjanjikan.

Pada tahun 2018, PDAM Trenggalek membubuhkan catatan kerugian, penyebab utamanya dari banyaknya investasi yang masuk dalam bentuk bantuan fisik.

Ia menjelaskan, dalam pembukuan yang ada, bantuan fisik berpengaruh pada penyusutan di pembukuan tahunan.

"Karena kita selalu dapat bantuan dari pemerintah, hibah dari dalam dan luar negeri, itu kan harus dibukukan. Nah, itu kan ada ketentuannya. Dalam pembukuan, ada peraturan kalau fisik selalu ada penyusutan setiap tahun. Ada prosentasenya," ujarnya.

Beberapa jenis bantuan fisik yang didapat PDAM Trenggalek adalah instalasi pengolahan penjernihan air dan bantuan pengembangan jaringan.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved