Gelar Edukasi Fotografi, LetsGoIn Undang Para Fotografer Surabaya untuk Sharing & Ngabuburit Bareng

Berkolaborasi dengan Fotografer Fenomenal Surabaya (FFS), LetsGoIn adakan edukasi tentang pemahaman dunia fotografi kepada para fotografer di Surabaya

Gelar Edukasi Fotografi, LetsGoIn Undang Para Fotografer Surabaya untuk Sharing & Ngabuburit Bareng
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Para fotografer dari Surabaya dan Sidoarjo saat memotret seorang model di acara Hunting & Workshop yang diadakan Let's Go In, Minggu (19/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkolaborasi dengan Fotografer Fenomenal Surabaya (FFS), LetsGoIn adakan edukasi tentang pemahaman dunia fotografi kepada para fotografer di Surabaya.

Agenda tersebut berlokasi di M Radio di Jalan Ngagel Madya, Minggu (19/5/2019).

Hermawan Prasetyo selaku owner LetsGoIn mengatakan, fungsi utama dari acaranya adalah agar para penghobi fotografi di Surabaya tidak hanya asal memotret sebuah objek saja, namun juga bisa mengerti sekaligus memahami ilmu-ilmu dalam dunia fotografi.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unair Buat Seni Instalasi Instagramable dari Bahan Tidak Terpakai

"Maka dari itu dalam acara ini kami berkolaborasi dengan FFS agar para fotografer yang hadir di sini nantinya mendapatkan banyak ilmu. Karena ada agenda sharing bersama FFS," katanya.

Di lain pihak, Ganda selaku ketua FFS mengungkapkan, adanya acara tersebut diharapkannya mampu mencentak para fotografer yang tidak hanya sekedar memotret tapi juga paham akan hal ilmu psikis fotografi.

"Di sini bukan hanya sekadar hunting saja tapi ada unsur edukasi seperti pembelajaran tentang foto, lighting serta editing. Jadi foto tidak hanya sekedar memotret objek saja karena fotografi adalah universal sifatnya luas, " ucapnya

Retnayu Jiwangga Ajarkan Cara Membuat Totebag dari Celana Jeans Bekas dengan Cara Potong-Tempel

"Misalnya saat ini kami gunakan tempat di resto atau cafe sebagai sarana untuk edukasi," kata Ganda.

Lebih lanjut Ganda menjelaskan, maksudnya bagaimana menggunakan tempat ini (resto dan cafe) untuk dapat memotret model dengan hasil foto yang bagus.

Terkait penggunaan model dalam acara tersebut, Ganda menjelaskan karena menyesuaikan fotografer di Surabaya.

Menurutnya, mayoritas fotografer di Surabaya adalah para pemotret model. Maka dari itu ia memilih model sebagai objek pemotretan dalam acara tersebut.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved