Jelang 99 Hari Kerja, Emil Dardak Beri Garis Besar Capaian Pemprov Jawa Timur

Khofifah dan Emil akan menyampaikan beberapa jenis program atau kegiatan yang sudah dijalankan dalam tahap awal pemerintahan.

Jelang 99 Hari Kerja, Emil Dardak Beri Garis Besar Capaian Pemprov Jawa Timur
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Sabtu (18/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mengatakan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan dirinya akan menggelar konferensi pers dan mengumpulkan media untuk memaparkan capaian selama 99 hari kerja pasca dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada 13 Februari 2019 yang lalu.

Di situ, Khofifah dan Emil akan menyampaikan beberapa jenis program atau kegiatan yang sudah dijalankan dalam tahap awal pemerintahan.

Salah satunya program Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas) yang merupakan hasil dari penganggaran bersama antara pemerintahan yang sekarang dengan pemerintahan sebelumnya di bawah Soekarwo-Saifullah Yusuf.

Gandeng Perusahaan Digital, Wagub Emil Dardak Tunjuk Malang Jadi Pilot Project Millenial Job Center

"TisTas ini sudah teranggarkan, juklak, juknis sudah disiapkan," kata Emil, Sabtu (18/5/2019).

Selain TisTas, ada juga program adopsi Sungai Brantas yang bertujuan membebaskan sungai dari sampah popok dan sampah rumah tangga lainnya untuk mengembalikan fungsi sungai dan menjaga ketersediaan air bersih.

"Ini kita juga sudah mulai melakukan kerangka kerja sama dengan industri yang ada di sekitar Sungai Brantas," lanjut Emil.

Blusukan ke Pasar Keputran, Gubernur Khofifah Pastikan Bahan Pangan Aman Selama Puasa Hingga Lebaran

Mantan bupati Trenggalek ini melanjutkan, Pemprov Jawa Timur juga memberikan intervensi pada pembangunan kawasan selatan serta timur dengan membangun infrastruktur yang strategis di daerah tersebut.

"Misalnya jalan tol dari Kertosono-Kediri, dan Jalan Selingkar Wilis. Kemudian konektivitas Lumajang-Probolinggo, kemudian potensi menyambungkan Bondowoso ke Tol Probowangi," ucapnya

Selain infrastruktur, Emil menjelaskan Pemprov Jawa Timur juga memberikan perhatian terhadap pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan membangun Millennial Job Center (MJC) di semua daerah dengan melibatkan semua stakeholder terkait.

Harga Cabai Anjlok, Khofifah Siap Bentuk BUMD Pangan untuk Selamatkan Petani

"Millennial Job center juga sama, itu kan untuk bisa dianggarkan harus bisa diprogram dengan baik. Maka kita sudah berhasil mengajak nama-nama besar sebagai calon klien dan mentor untuk sama-sama mensimulasi dan mengembangkan konsep MJC menjadi lebih konkret lagi," ucap Emil.

Dengan menggandeng nama-nama besar di dunia industri, harapannya, selama MJC tersebut berjalan, pemerintah bisa tahu kurang lebihnya dari program tersebut.

"Istilahnya test drive dulu, baru kita tahu kurangnya lebihnya. Ini yang kita lakukan dengan nama-nama besar di dunia industri termasuk digital. Untuk kemudian bisa merancang program 2020. Kan menganggarkan gak bisa instan mulai bulan ke berapa, nah ini yang akan kita segera jelaskan ke rekan media. Pertemuan sebelum akhir bulan nanti," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved