Pasien RS Muhammadiyah Mengeluh Dapat Layanan Tak Ramah, Dipersilahkan Keluar RS Meski Belum Sehat

Triyanti, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung mengaku terima pelayanan tak ramah di RS Muhammadiyah Tuban.

Pasien RS Muhammadiyah Mengeluh Dapat Layanan Tak Ramah, Dipersilahkan Keluar RS Meski Belum Sehat
SURYA/M SUDARSONO
Keluarga pasien saat berunding dengan Humas RS Muhammadiyah Tuban sebelum meninggalkan rumah sakit menuju tempat rujukan yang dituju RSAL Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Triyanti, warga Desa Rejosari, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung mengaku terima pelayanan tak ramah di RS Muhammadiyah Tuban.

Pelayanan tak ramah itu dia sebut dari Dr Hari Suseno yang merawatnya sejak masuk pertama pada Selasa (14/5/2019).

Supriyono, suaminya menjadi pasien dan dalam kondisi tidak banyak berbicara karena terlalu lemah.

Triyanti yang sudah mendampingi sang suami selama 2 hari mengaku tak melihat perkembangan bagus terkait keluhan sang suami soal bagian kepalanya.

Triyanti pun bertanya kepada Dr Hari, yang sebagai dokter penyakit dalam.

(Menhub dan Menkes Janjikan Kapal Rumah Sakit untuk Jawa Timur Diserahkan setelah Lebaran)

Keluarga pasien pun meminta rujukan jika memang tidak ada perubahan membaik di bagian kepala suaminya.

"Dijawab saya tidak bisa membuat rujukan, tapi kalau harus mengeluarkan pasien hari ini pun saya bisa. Ini sudah obat terbaik lho," Ucap Triyanti menirukan perkataan dokter tersebut, Saat berada di RS Muhammadiyah Sabtu (18/5/2019).

Hingga akhirnya, Dr Hari pun diganti dengan Dokter saraf lainnya. Namun tak lama dokter saraf itupun cuti hingga pasien tidak mendapat penanganan khusus. 

Keluarga pun protes dengan pelayanan rumah sakit.

Semula keluarga pasien yang mengetahui Dr Hari tidak mengeluarkan rujukan, tiba-tiba surat rujukan itu keluar dan pasien disilahkan mengisi daftar rumah sakit yang akan dituju sebagai rujukan.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved